Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

redaksi
21 Juni 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

Komparasi temperatur di Eropa. GAMBAR: WMO

Darilaut – Perubahan iklim banyak membawa luka bagi Eropa, benua dengan pemanasan tercepat di dunia.

Tahun 2022 ditandai dengan panas ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan. Suhu permukaan laut di sekitar Eropa mencapai titik tertinggi baru, disertai dengan gelombang panas laut.

Terjadi pencairan gletser yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perubahan iklim memakan banyak korban manusia, ekonomi dan lingkungan di Eropa.

Demikian laporan kedua Keadaan Iklim di Eropa 2022, dalam seri tahunan yang diproduksi bersama oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa.

Ini menunjukkan bagaimana Eropa telah menghangat dua kali lipat dari rata-rata global sejak 1980-an, dengan dampak luas pada struktur sosial ekonomi dan ekosistem kawasan itu.

Pada tahun 2022, suhu Eropa sekitar 2,3 °C di atas rata-rata pra-industri (1850-1900) yang digunakan sebagai dasar untuk Perjanjian Paris tentang perubahan iklim.

Namun, terdapat tanda harapan untuk masa depan. Energi terbarukan menghasilkan lebih banyak listrik daripada gas fosil yang paling mencemari lingkungan.

Energi terbarukan tersebut, yakni tenaga angin dan surya (matahari) yang menghasilkan 22,3% listrik Uni Eropa (UE) pada tahun 2022, menyusul gas fosil (20%).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: EropaEropa BaratGelombang PanasPerubahan IklimProf Petteri TaalasWorld Meteorological Organization
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

193 Negara Sepakat Melindungi dan Merawat Keanekaragaman Hayati di Laut Lepas

Next Post

Eropa Mengalami Gelombang Panas Laut Parah dan Ekstrem

Postingan Terkait

Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

21 Januari 2026
Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

21 Januari 2026

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

Next Post
Suhu Permukaan Laut Mencapai Rekor Baru Terpanas

Eropa Mengalami Gelombang Panas Laut Parah dan Ekstrem

Komentar tentang post

TERBARU

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

AmsiNews

REKOMENDASI

Lentera di Tengah Samudera, Ekspedisi Maritim ITB 2019

Mengurangi Risiko Bencana dengan Pendekatan Berbasis Komunitas

Ini Rekomendasi BNPB Hadapi La Nina

Gara-gara Virus Corona Perusahaan Jepang di Cina Tegang

Kajian Hisab Astronomi Posisi Hilal

Negara-negara Kaya Menghasilkan Dampak Iklim 10 Kali Lebih Besar

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.