Minggu, September 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

redaksi
21 Juni 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Mengalami Pemanasan Tercepat, Perubahan Iklim Membawa Luka Bagi Eropa

Komparasi temperatur di Eropa. GAMBAR: WMO

Darilaut – Perubahan iklim banyak membawa luka bagi Eropa, benua dengan pemanasan tercepat di dunia.

Tahun 2022 ditandai dengan panas ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan. Suhu permukaan laut di sekitar Eropa mencapai titik tertinggi baru, disertai dengan gelombang panas laut.

Terjadi pencairan gletser yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perubahan iklim memakan banyak korban manusia, ekonomi dan lingkungan di Eropa.

Demikian laporan kedua Keadaan Iklim di Eropa 2022, dalam seri tahunan yang diproduksi bersama oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan Layanan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa.

Ini menunjukkan bagaimana Eropa telah menghangat dua kali lipat dari rata-rata global sejak 1980-an, dengan dampak luas pada struktur sosial ekonomi dan ekosistem kawasan itu.

Pada tahun 2022, suhu Eropa sekitar 2,3 °C di atas rata-rata pra-industri (1850-1900) yang digunakan sebagai dasar untuk Perjanjian Paris tentang perubahan iklim.

Namun, terdapat tanda harapan untuk masa depan. Energi terbarukan menghasilkan lebih banyak listrik daripada gas fosil yang paling mencemari lingkungan.

Energi terbarukan tersebut, yakni tenaga angin dan surya (matahari) yang menghasilkan 22,3% listrik Uni Eropa (UE) pada tahun 2022, menyusul gas fosil (20%).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: EropaEropa BaratGelombang PanasPerubahan IklimProf Petteri TaalasWorld Meteorological Organization
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

193 Negara Sepakat Melindungi dan Merawat Keanekaragaman Hayati di Laut Lepas

Next Post

Eropa Mengalami Gelombang Panas Laut Parah dan Ekstrem

Postingan Terkait

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

27 September 2026
Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

27 September 2026

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

Typhoon Surigae Moving Slowly South of Okinawa Island

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Pemanasan dan Mencairnya Es Pendorong Naiknya Permukaan Laut

Tuvalu Negara Terkecil di Pasifik yang Terancam Naiknya Permukaan Laut

7.400 Orang Tewas dan Hilang Akibat “Tsunami Himalaya” PM Nepal Sampaikan Peringatan Keras Soal Iklim

Next Post
Suhu Permukaan Laut Mencapai Rekor Baru Terpanas

Eropa Mengalami Gelombang Panas Laut Parah dan Ekstrem

Komentar tentang post

TERBARU

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

Typhoon Surigae Moving Slowly South of Okinawa Island

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Pemanasan dan Mencairnya Es Pendorong Naiknya Permukaan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Bakamla Tertibkan Dermaga Liar

Abrasi di Karawang Merusak 177 Rumah

Menteri Suharso Jelaskan Smart City dan Transformasi Digital

Rektor UNG Menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Mendiktisaintek

Destinasi Romantis Pulo Cinta Gorontalo Akan Tinggal Kenangan?

Intensitas Siklon Tropis Olga Meningkat di Selatan NTT

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.