Rabu, April 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

redaksi
31 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kawasan Konservasi Laut

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ekosistem terumbu karang dunia mengalami tekanan berat sejak pertengahan abad ke-20. Hal ini akibat interaksi kompleks antara perubahan iklim dan aktivitas manusia.

Tutupan karang hidup secara global dilaporkan telah menurun hingga sekitar 50 persen, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi (PRE) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Taslim Arifin.

“Degradasi ini tidak hanya dipicu oleh satu faktor, tetapi merupakan akumulasi dari tekanan antropogenik, variabilitas iklim global, serta perubahan kondisi oseanografi,” kata Taslim saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Pengukuhan Profesor Riset BRIN, di Jakarta, Selasa (31/3).

Dalam risetnya, ditemukan bahwa penurunan kesehatan terumbu karang berkorelasi erat dengan meningkatnya suhu perairan, sedimentasi, serta konsentrasi nutrien seperti nitrat dan fosfat.

Faktor-faktor tersebut umumnya berkaitan dengan aktivitas manusia di wilayah pesisir, termasuk urbanisasi dan praktik pemanfaatan sumber daya yang tidak berkelanjutan.

Selain itu, fenomena iklim global seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) turut memperparah tekanan terhadap ekosistem karang melalui peningkatan frekuensi kejadian ekstrem.

Untuk itu, Taslim menekankan pentingnya pendekatan ilmiah terpadu dalam menjaga keberlanjutan terumbu karang melalui pengembangan Indeks Daya Dukung Ekologi (IDDE).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINTaslim ArifinTerumbu KarangTutupan Karang Hidup
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

Next Post

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

1 April 2026
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1 April 2026

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

21 ABK Nazila Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dibawa ke Gorontalo

Tim Pencarian dan Pertolongan Evakuasi Korban Kapal Nazila yang Tenggelam di Laut Maluku

Next Post
Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

TERBARU

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG Gelar Sekolah Lapang untuk Nelayan di Garut

BRIN Kembangkan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Cair Setara Solar

UMKM Penggerak Ekonomi Domestik

Gempa Bumi 7,0 Skala Richter Guncang Taiwan, Satu Orang Tewas

Video: Paus Pilot Jantan Terdampar di Pantai Gorontalo

Badai Tropis Nalgae Terbentuk di Laut Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.