Minggu, Mei 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

redaksi
31 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kawasan Konservasi Laut

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Menurut Taslim, selama ini terdapat kesenjangan mendasar dalam pengelolaan terumbu karang, mulai dari pendekatan yang masih sektoral dan parsial, keterbatasan integrasi antar-ekosistem, hingga belum adanya standar nasional yang komprehensif. Kondisi tersebut dinilai menghambat efektivitas kebijakan konservasi.

Merespons kesenjangan tersebut, Taslim mengembangkan konsep IDDE berbasis ekosistem yang mengintegrasikan berbagai parameter penting, seperti faktor geofisik, oseanografi, serta tekanan aktivitas manusia.

Karang mati
Karang mati di Botutonou, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Konsep ini bertujuan untuk mengukur kapasitas suatu wilayah dalam menopang kehidupan tanpa mengalami degradasi, kata Taslim.

Taslim menjelaskan bahwa daya dukung ekologi tidak dapat dipahami sebagai batas statis semata, melainkan sebagai hasil interaksi dinamis antara sistem biofisik dan kebutuhan sosial-ekonomi.

Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan harus mampu menangkap dimensi spasial, temporal, dan ekologis secara bersamaan.

“Pendekatan terpadu memungkinkan pemetaan distribusi tekanan dan kapasitas wilayah secara lebih akurat, sekaligus memprediksi perubahan kondisi lingkungan dalam berbagai skenario,” ujar Taslim seperti dikutip dari Brin.go.id.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINTaslim ArifinTerumbu KarangTutupan Karang Hidup
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

Next Post

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Postingan Terkait

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

17 Mei 2026
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

16 Mei 2026

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Next Post
Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

TERBARU

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Prof Eduart: PTN-BH Dapat Membawa UNG Lebih Bermutu

Korban Longsor Tambang Suwawa Gorontalo 33 Orang, 17 Dalam Pencarian

Departemen Konservasi Sedang Menyelidiki Pod Orca di Marlborough Sounds

Cara Rekonstruksi Sejarah Tsunami Berbasis Data Geologi

Tingkatkan Ekspor Tuna, Maluku Perlu Perbaiki Pencatatan Kapal

Bibit 93S di Selatan Jawa Berpeluang Tinggi Menjadi Siklon Tropis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.