Selasa, September 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

redaksi
13 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Burung kareo padi (Amaurornis phoenicurus). FOTO: BRIN

Darilaut – Kareo padi (Amaurornis phoenicurus) salah satu spesies burung air yang kerap dijumpai di ekosistem lahan basah Indonesia.

Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan (PRZT) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Widya Pintaka Bayu Putra mengatakan burung ini sering terlihat di sekitar manusia dan memiliki karakteristik unik baik dari segi reproduksi maupun kandungan nutrisinya.

Siklus reproduksi burung kareo padi memiliki masa berkembang biak yang cukup panjang, kata Bayu. Masa reproduksinya atau musim kawin, terjadi antara bulan April hingga Oktober.

“Burung ini biasanya membangun sarangnya di atas pohon. Sedangkan, jumlah telur dapat menghasilkan 2 sampai 6 butir telur,” ujar Bayu dalam webinar Sharing Session Zoopedia Series #18: Kelompok Riset Domestikasi dan Pemuliaan Hewan Tropis yang dilaksanakan secara hybrid di Kawasan Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno Cibinong, pada Kamis (07/5).

”Telur tersebut akan dierami selama kurang lebih 19 hingga 21 hari hingga menetas,” kata Bayu seperti dikutip dari Brin.go.id.  ujelasnya.

Bayu yang membawakan materi berjudul “Potensi Burung Kareo Padi (Amaurornis Phoenicurus) Untuk Produksi Daging Di Indonesia” mengatakan burung kareo padi memiliki adaptasi yang baik di daerah perairan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BRINBurung Kareo PadiWidya Pintaka Bayu Putra
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Next Post

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Postingan Terkait

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

29 September 2026
BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

29 September 2026

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

Pengamatan Laut Global Diluncurkan Dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Kementerian Ekraf Dorong Akselerasi Model Bisnis Media Digital Bersama AMSI

Next Post
Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

TERBARU

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Banjir Melanda Parigi Moutong dan Langkat

Esai Foto: Eceng Gondok Menutup Permukaan Sungai Bolango di Kota Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Antibodi Penduduk Indonesia Meningkat 4 Kali Lipat

Cara Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal

Rombongan Paus Pemandu Mati Terdampar di Pantai Sabu Raijua

Ini Bahaya Peralatan Medis Mengandung Merkuri di Sektor Kesehatan

Seorang ABK Indonesia Meninggal Dunia di Fiji

Menlu Mengutuk Perlakuan yang Dialami ABK Indonesia di Kapal China

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.