Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

redaksi
17 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Guru besar Wako University, Jepang, Prof. Toshiya Ueno mengatakan selama ini dunia lebih banyak dibangun melalui cara berpikir kontinental yang melihat ruang sebagai sesuatu yang harus disatukan, dikuasai, dan diatur secara total.

Menurut Prof. Toshiya cara berpikir tersebut menjadi salah satu akar berbagai krisis, baik ekologis maupun sosial.

“Cara manusia memandang dunia selama ini cenderung kaku, seperti melihat daratan besar yang harus dikuasai, dikelola secara terpusat, dan dieksploitasi demi kemajuan ekonomi,” kata Prof. Toshiya dalam lokakarya internasional Doing Critical Island Studies in Southeast Asia yang diselenggarakan Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan (PRMLTL), Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (Arbastra) BRIN bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, di Jakarta, Senin (13/7).

Prof. Toshiya yang membawakan materi dengan judul “Archipelagic Thinking and Planetary Ecophilosophy” menawarkan perubahan yang lebih mendasar, yakni mengubah cara manusia memandang dunia. Ia memperkenalkan konsep Archipelagic Thinking atau pola pikir kepulauan.

Untuk menyelamatkan bumi dari krisis iklim dan sosial yang kian parah, menurut Prof. Toshiya, kita butuh “pola pikir kepulauan” yang melihat dunia bukan sebagai satu blok besar, melainkan sebagai jaringan hubungan yang saling memberi dan menghargai perbedaan.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BRINKontinentalMaritimProf. Melani BudiantaProf. Toshiya UenoUniversitas Indonesia
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Next Post

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Myanmar

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG dan Pemerintah Perancis Bangun Infrastruktur Sistem Meteorologi Maritim

Penanaman Bibit Pohon, Ismail Madjid: Perubahan Iklim dan Kerusakan Lingkungan Semakin Nyata

AMSI Prihatin Perjanjian Perdagangan Terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat

Peran Paus di Bumi, Bahkan Ketika Mati Masih Memberi Manfaat Bagi Kehidupan

DFW Indonesia: Presiden Perlu Evaluasi ABK Indonesia yang Bekerja di Kapal China

Insiden di Laut Cina Selatan, Kapal Cina Mengusik Penjaga Pantai Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.