Rabu, Maret 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penangkap Tuna di Bitung dari Gorontalo dan Filipina

redaksi
26 Desember 2018
Kategori : Berita
0
Kapal penangkap ikan tuna

Kapal penangkap ikan tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung. FOTO: DARILAUT.ID

Bitung – Penangkap ikan tuna sirip kuning atau madidihang (Thunnus albacares) yang berada di Kota Bitung, Sulawesi Utara, kebanyakan berasal dari Gorontalo dan Filipina.

Sebelumnya, penangkap ikan tuna ini banyak dari Filipina. Dengan makin ketatnya administrasi kependudukan, nelayan dari Filipina mulai berkurang.

Nelayan Filipina yang ada di Bitung, sudah menikah dan memiliki administrasi kependudukan Bitung. Karena itu, jumlah nelayan Filipina di Bitung, tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. “Tidak sebanyak dulu,” kata sumber Darilaut.id.

Untuk saat ini, nelayan penangkap ikan tuna di Bitung, paling banyak dari Gorontalo.

Ada perbedaan cara memancing ikan tuna nelayan Gorontalo dan Filipina. Nelayan asal Gorontalo memancing tuna dengan alat bantu layang-layang dan tas plastik. Nelayan Filipina dengan alat bantu batu yang disebut balatak.

Cara menangkap ikan tuna dengan menggunakan pancing ulur dan layang-layang ini lebih selektif. Karena ikan tuna yang ditangkap hanya ukuran tertentu saja. Cara penangkapan seperti ini, akan terjaga kelestarian ikan tuna.

Selain memancing tuna, nelayan Gorontalo di Bitung ada juga yang menangkap ikan pelagis lainnya. Seperti Abdurahman (42 tahun) nelayan asal Gorontalo yang sudah 11 tahun menetap di Bitung. “Nelayan Gorontalo penangkap ikan tuna sudah lama menetap di Bitung,” katanya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Nelayan BitungTuna
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Banyak Tangkapan Ikan Pelagis Nelayan Bitung

Next Post

Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara Meningkat Pesat, 1 Oktober Tembus 100 Ribu

Postingan Terkait

Siklon 09S Terletak di Selatan Jawa Tengah

3 Bibit Siklon Tropis Dapat Memicu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

4 Maret 2026
WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

4 Maret 2026

Setelah La Nina Mereda Kondisi Netral ENSO, Peluang El Nino Meningkat Akhir 2026

Gerhana Bulan Warna Merah Terlihat di Gorontalo

Kemdiktisaintek Luncurkan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis di Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 90S Akan Menguat Saat Bergerak ke Timur di Selatan Jawa

Gempa Bumi M6,4 Guncang Simeulue Aceh

Durasi Gerhana Bulan Malam Ini 5 Jam 41 Menit

Next Post
Pulau Bunaken

Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara Meningkat Pesat, 1 Oktober Tembus 100 Ribu

Komentar tentang post

TERBARU

3 Bibit Siklon Tropis Dapat Memicu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

Setelah La Nina Mereda Kondisi Netral ENSO, Peluang El Nino Meningkat Akhir 2026

Gerhana Bulan Warna Merah Terlihat di Gorontalo

Kemdiktisaintek Luncurkan Prodi Pendidikan Dokter Spesialis di Gorontalo

Bibit Siklon Tropis 90S Akan Menguat Saat Bergerak ke Timur di Selatan Jawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Pencari Kepiting yang Hilang di Kendari Ditemukan Meninggal

Morbili, Virus yang Menginfeksi Cetacea

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

27 Negara Berkomitmen Menjalankan Sektor Bangunan Berketahanan Iklim

Berada di Selat Taiwan, Topan Super Doksuri Mendarat Pagi ini di Fujian

Sertifikasi HAM Penting untuk Keberlanjutan Produk Perikanan di Pasar Global

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.