Darilaut – Bulan ini, Maret 2026, kembali akan memperingati Hari Meteorologi Sedunia (World Meteorological Day).
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengajak komunitas maupun publik untuk berpartisipasi mengamati cuaca.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan “Bagaimana cuaca hari ini?”. Di balik pertanyaan itu terdapat tulang punggung global yang luar biasa dan unik berupa pengamatan dan pertukaran data yang dikoordinasikan oleh WMO.
Mulai dari satelit yang mengorbit Bumi, hingga balon cuaca yang dilepaskan ke atmosfer, hingga pelampung laut dan kapal yang mengarungi ombak dan stasiun pegunungan terpencil.
Pengamatan meteorologi mendasari segala hal mulai dari rutinitas harian kita hingga keputusan bernilai miliaran dolar.
Pengamatan inti ini merupakan fondasi bagi kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan dan teknologi lainnya yang berpotensi merevolusi prakiraan dan peringatan dini.
Pada Hari Meteorologi Sedunia ini, kita merayakan kerja komunitas WMO dalam mengamati Bumi kita untuk melindungi masyarakat saat ini dan membangun ketahanan untuk masa depan.
Memperingati Hari Meteorologi Sedunia sebagai upaya global komunitas meteorologi, hidrologi, dan iklim dalam mengamati planet untuk melindungi kehidupan, memperkuat ketahanan, dan menjaga masa depan kita.




