Darilaut – Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53 orang korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pagi. Korban meninggal dunia di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur 45 orang.
Hingga Minggu (16/8) pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang. Kemudian, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang dan Ende 2 orang.
Selain korban meninggal, petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. Total korban luka-luka mencapai 137 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat.
Data sementara, total rumah rusak berat di Provinsi NTT mencapai 1.543 unit, rusak sedang 328 unit, dan rusak ringan 532 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 87 unit, tempat ibadah 50 unit, kantor pemerintahan 76 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.
Pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Minggu (16/8) sebanyak 5.488 jiwa mengungsi secara terpusat dan 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri.
Gempa susulan tercatat berjumlah 995 kali dengan gempa yang dapat dirasakan masyarakat sebanyak 46 kali.




