Senin, Oktober 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

redaksi
28 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. GAMBAR: European Union, Copernicus Atmosphere Monitoring Service Data

Darilaut – Kebakaran dahsyat melanda sebagian wilayah Indonesia akibat kondisi kering yang berkepanjangan.

Copernicus, komponen Pengamatan Bumi dalam program antariksa Uni Eropa bertujuan memantau lingkungan, menampilkan sebaran asap kebakaran di Sumatra bagian selatan dan Pulau Kalimantan.

Asap telah menyebar ke wilayah sekitarnya di Asia Tenggara, termasuk negara tetangga Malaysia dan Singapura. Penurunan kualitas udara menyebabkan penutupan sekolah.

Visualisasi didasarkan pada data Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) dan dibuat menggunakan aplikasi Fire Emissions Watch yang baru saja diluncurkan.

Melalui visualisasi ini memperlihatkan sebaran asap di wilayah Indonesia, Malaysia, dan sekitarnya pada tanggal 25 Agustus 2026.

Area berwarna ungu lebih pekat menunjukkan lokasi dengan konsentrasi asap yang lebih tinggi di atmosfer.

Sebaran asap yang ditampilkan CAMS juga mencakup sejumlah wilayah di Papua.

CAMS menyediakan pemantauan dan prakiraan kualitas udara serta komposisi atmosfer—termasuk pergerakan asap akibat kebakaran—yang mendekati waktu nyata (near-real-time).

Data ini mendukung penyusunan imbauan kesehatan masyarakat, pengambilan keputusan terkait penutupan sekolah dan tempat kerja, serta penilaian paparan penduduk terhadap partikulat halus.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: CAMSCopernicusKebakaran HutanKebakaran Hutan dan LahanSebaran Asap
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Next Post

Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

Postingan Terkait

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

12 Oktober 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

12 Oktober 2026

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

Inflasi Provinsi Gorontalo September 2026 Naik Menjadi 5,46 Persen

Banjir Merendam Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Kota Padang

Topan Koguma Pertahankan Kekuatan di Timur Tenggara Kepulauan Ogasawara Jepang

Next Post
Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

TERBARU

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Gempa Darat Magnitudo 5,7 Guncang Pohuwato

Kamboja Memiliki Risiko Tinggi Mengalami Kekeringan Parah Selama Siklus El Niño

Kekeringan Akibat El Niño Menghantam Kamboja

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Bebinca Terbentuk di Dekat Guam

Kapal Wisata di Labuan Bajo Wajib Dijaga

Sebelum Tertular Monkeypox Pasien Pertama di Indonesia Bepergian ke Luar Negeri

Gempa Kuat M 6,3 Mengguncang Gorontalo, Teluk Tomini

Ikan Nike Selalu Muncul di Akhir Bulan Hijriah

Tak Tahu Keberadaan Suami di Kapal Ikan China, Istri Bersurat ke Presiden

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.