Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

redaksi
23 September 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

Suhu air laut lebih hangat. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kedatangan El Niño dari Pasifik Khatuliswa yang memengaruhi iklim global ribuan kilometer dapat dideteksi. El Niño semakin menguat di saat kondisi suhu yang sudah lebih panas, menjadi ujian bagi kemampuan dunia beradaptasi dengan perubahan iklim.

Bermula di wilayah tropis Pasifik yang berjarak ribuan kilometer, El Niño kembali menguat dan mengubah pola curah hujan serta suhu dengan cara yang dapat memengaruhi hasil panen dan pasokan pangan di berbagai wilayah.

Namun, tidak seperti banyak bencana lainnya, fenomena ini dapat dideteksi kedatangannya. Para ahli PBB menyatakan bahwa bulan-bulan mendatang memberikan kesempatan bagi berbagai negara untuk tidak hanya melindungi panen berikutnya dan ketahanan pangan kita, tetapi juga bersiap menghadapi iklim yang lebih sulit diprediksi dalam jangka panjang.

El Niño semakin menguat di tengah kondisi dunia yang sudah lebih panas, sehingga meningkatkan risiko kekeringan, banjir, dan gagal panen di beberapa wilayah penghasil pangan terpenting di dunia.

Pada Selasa (22/9) pagi yang dingin dan basah menyambut para presiden dan perdana menteri yang tiba di Markas Besar PBB di New York, saat Debat Umum ke-81 dimulai.

Cuaca tersebut tidak menghambat aktivitas di dalam gedung. Para pemimpin bergerak di antara Aula Majelis Umum, pertemuan bilateral, dan rangkaian acara yang padat.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: El Niño 2026KekeringanKetahanan KekeringanKetahanan PanganPBBPerubahan IklimSuhu Panas
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Next Post

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

Postingan Terkait

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

23 September 2026
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

23 September 2026

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Next Post
Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

TERBARU

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Ada 600 Kasus Dugaan Virus Ebola Bundibugyo dan 139 Kematian

Mengatasi dan Mengakhiri Polusi Plastik Secara Global

KM Mina Sejati Diduga Dibajak di Kepulauan Aru

Penyakit Karang Terjadi di Lokasi yang Banyak Sampah Plastik

Banjir Rob dan Abrasi Melanda Sejumlah Wilayah di Indonesia

Dirjen Perikanan Tangkap Hadiri Seminar Ekspedisi Pinisi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.