Darilaut – Pemanasan laut dan mencairnya es menjadi pendorong naiknya permukaan laut untuk jangka panjang. Lajunya telah meningkat sejak pengukuran satelit dimulai pada tahun 1993.
Laporan State of the Global Climate 2025 (Kondisi Iklim Global 2025) dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan pada akhir tahun 2025, rata-rata permukaan laut global tercatat sekitar 11 cm lebih tinggi dibandingkan pada bulan Januari 1993.
Kenaikan permukaan laut merupakan salah satu indikator iklim utama yang dipantau oleh komunitas WMO.
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengadopsi deklarasi penting mengenai kenaikan permukaan laut, yang menyatakan bahwa “risiko kumulatif, parah, dan tidak dapat dipulihkan akibat fenomena ini menuntut kerja sama internasional yang lebih kuat serta tindakan terkoordinasi yang mendesak.”
Deklarasi ini diadopsi secara aklamasi pada sesi tingkat tinggi Majelis Umum ke-81 tanggal 24 September, setelah melalui proses negosiasi yang panjang dan intensif.
WMO menyambut baik deklarasi tersebut, yang menyatakan bahwa tindakan adaptasi dan mitigasi—yang “didasarkan pada ilmu pengetahuan dan pengetahuan terbaik yang tersedia”—sangatlah penting.
Deklarasi ini mengakui peran koordinasi krusial yang dijalankan oleh badan-badan khusus PBB, termasuk WMO.




