Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Hiu Paus
0
Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

FOTO: DARILAUT.ID

IKAN hiu paus berkembang biak dengan cara melahirkan. Telur disimpan didalam rahim, kemudian induk melahirkan ratusan anak-anak hiu paus.

Tetapi, hiu paus ini tidak menyusui anaknya. Setelah lahir, anak-anak hiu paus sudah hidup bebas. Ketika didalam rahim, makanan bukan langsung dari induk, melainkan dari cadangan yang ada dalam telur.

Ini yang disebut ovovivipar. Induk tidak menyusui dan mengasuh anaknya. Selain hiu paus, hewan laut ovovivipar lainnya seperti Hiu, Pari dan Kuda Laut.

Ini pula sebagai pembeda hiu paus dengan paus dan lumba-lumba. Hiu paus Ordo Orectolobiformes, sedangkan paus lainnya dan lumba-lumba masuk Ordo Cetacea.

Ordo cetacea termasuk dalam kelas mamalia laut yang melahirkan dan mengasuh anaknya.

Asal mula hiu paus dikenal sebagai ikan yang ovovivivar hasil penelitian di Taiwan. Ketika itu, di tahun 1990-an, hiu paus kerap ditangkap untuk keperluan komersial.

Pada 15 Juli 1995, tertangkap hiu paus betina di pantai timur Taiwan. Hiu paus ini ditangkap oleh Tsai-Tsu Chang.

Ternyata hiu paus yang memiliki panjang 10,6 meter itu ada 300 embrio didalam rahimnya dan terdapat kantung telur yang siap dilahirkan. Bangkai hiu paus ini kemudian diteliti oleh Joung, SJ, CT Chen, E Clark, S Uchida dan W YP Huang.

Hasil studi ini dipublikasi dan terbit tahun 1996 di jurnal Environmental Biology of Fishes, dengan judul “The Whale Shark, Rhincodon typus, is a livebearer: 300 embryo found in one ‘megamamma’ supreme.” Hasil penelitian ini yang pertama menyimpulkan hiu paus itu bersifat ovovivivar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: CetaceaHiu PausMamalia lautRhincodon typus
Bagikan69Tweet43KirimKirim
Previous Post

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Next Post

7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

Tarif Produk Olahan Tuna Indonesia Bebas Bea Masuk ke Jepang

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

Wisuda UNG, Rektor: Air Tak Menyukai Tempat yang Tinggi

Indonesia Kembali ke Negara Middle Income, Ekonomi Berbasis Laut Dapat Menjadi Pilihan

4 Nelayan Terombang-Ambing Selama 3 Hari di Laut Natuna

Lahan Pertanian Makin Berkurang, Perlu Inovasi Teknologi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.