Selasa, April 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

redaksi
28 Agustus 2019
Kategori : Hiu Paus
0
Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

FOTO: DARILAUT.ID

IKAN hiu paus berkembang biak dengan cara melahirkan. Telur disimpan didalam rahim, kemudian induk melahirkan ratusan anak-anak hiu paus.

Tetapi, hiu paus ini tidak menyusui anaknya. Setelah lahir, anak-anak hiu paus sudah hidup bebas. Ketika didalam rahim, makanan bukan langsung dari induk, melainkan dari cadangan yang ada dalam telur.

Ini yang disebut ovovivipar. Induk tidak menyusui dan mengasuh anaknya. Selain hiu paus, hewan laut ovovivipar lainnya seperti Hiu, Pari dan Kuda Laut.

Ini pula sebagai pembeda hiu paus dengan paus dan lumba-lumba. Hiu paus Ordo Orectolobiformes, sedangkan paus lainnya dan lumba-lumba masuk Ordo Cetacea.

Ordo cetacea termasuk dalam kelas mamalia laut yang melahirkan dan mengasuh anaknya.

Asal mula hiu paus dikenal sebagai ikan yang ovovivivar hasil penelitian di Taiwan. Ketika itu, di tahun 1990-an, hiu paus kerap ditangkap untuk keperluan komersial.

Pada 15 Juli 1995, tertangkap hiu paus betina di pantai timur Taiwan. Hiu paus ini ditangkap oleh Tsai-Tsu Chang.

Ternyata hiu paus yang memiliki panjang 10,6 meter itu ada 300 embrio didalam rahimnya dan terdapat kantung telur yang siap dilahirkan. Bangkai hiu paus ini kemudian diteliti oleh Joung, SJ, CT Chen, E Clark, S Uchida dan W YP Huang.

Hasil studi ini dipublikasi dan terbit tahun 1996 di jurnal Environmental Biology of Fishes, dengan judul “The Whale Shark, Rhincodon typus, is a livebearer: 300 embryo found in one ‘megamamma’ supreme.” Hasil penelitian ini yang pertama menyimpulkan hiu paus itu bersifat ovovivivar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: CetaceaHiu PausMamalia lautRhincodon typus
Bagikan69Tweet42KirimKirim
Previous Post

FAO Mendukung Pendataan Perikanan Skala Kecil di Indonesia

Next Post

7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

7 Negara ASEAN Bahas Perlindungan Lingkungan Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Masalah Sampah Plastik Jadi Prioritas

Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Rendah, Indikator Penularan 0,78

Banjir dan Longsor di Kabupaten Soppeng Mengakibatkan Kerusakan Parah

Peringatan Hari Konservasi, Momentum Bersejarah di Tengah Pandemi Covid-19

Kondisi Gunung Api Status Waspada di Beberapa Wilayah Indonesia

Otolit, Alat Pendengar dan Penentuan Umur Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.