Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terumbu Karang di Beberapa Titik Pengamatan di Bone Bolango Rusak

redaksi
10 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Karang mati

Karang mati di Botutonou, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Kondisi Terumbu karang di sejumlah titik pengamatan di perairan kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dalam kategori rusak. Survei terbaru telah dilakukan Pusat Kajian Penelitian Teluk dan Laut Dalam (PKPTLD) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di perairan Desa Bintalahe, Botutonuo dan Oluhuta, Bone Bolango.

“Secara umum, kondisi terumbu karang pada wilayah survei berada pada kategori rusak,” kata ketua tim peneliti Femy M Sahami, MSi.

Menurut Femy, kondisi terumbu karang yang rusak di beberapa stasiun pengamatan dengan tutupan 20 sampai 60 persen.

Beberapa spot didominasi oleh pasir, rubble dan rock. “Saat ini, terdapat kecenderungan karang yang mati mulai tertutupi oleh alga,” ujar Femy yang juga dosen di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNG.

Sementara kondisi di stasiun 3 depan kantor perhubungan, Botutonuo, menurut anggota tim peneliti Sri Nuryatin Hamzah, MSi, banyak didominasi tipe karang massive. Berdasarkan hasil pengamatan, terdapat beberapa aktivitas wisata dan pembangunan yang cenderung berpotensi merusak terumbu karang.

“Bila tidak dilakukan pengelolaan yang baik, terumbu karang di lokasi ini akan terus mengalami degradasi,” kata Nuryatin.

Pengamatan di stasiun 4 Botutonuo, kondisi terumbu karang dalam kondisi buruk. Di lokasi ini banyak ditemukan rubble.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bone BolangoFPIK UNGteluk tominiTerumbu Karang
Bagikan14Tweet6KirimKirim
Previous Post

57 Kontainer Kayu Ilegal dari Papua Ditangkap di Pelabuhan Makassar

Next Post

Gelombang Tinggi, Angin Kencang, Ini Kejadian Laut di Akhir 2018

Postingan Terkait

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

26 Agustus 2026
Banjir Melanda Parigi Moutong

Banjir Melanda Parigi Moutong

26 Agustus 2026

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Next Post
Gelombang tinggi

Gelombang Tinggi, Angin Kencang, Ini Kejadian Laut di Akhir 2018

Komentar tentang post

TERBARU

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP Berhasil Kembangkan 50 Varian Ikan Nemo di Ambon

Kapal Royce 1 Terbakar di Perairan Merak

Ketua Umum dan Sejumlah Anggota AMSI Terima Penghargaan MAW Talk Awards

Jepret, Animasi, Trik Mengubah Foto Produk Jadi Iklan Video yang Menghasilkan Penjualan

Dibawa Dalam Keadaan Hidup, Ini Kronologi Temuan Ikan Purba Raja Laut di Raja Ampat

SDGs Center UNG Kolaborasi Penurunan Risiko Stunting di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.