Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kapal Berbahan Bambu Diluncurkan

Karya Dosen Perkapalan ITS Surabaya

redaksi
4 Juli 2018
Kategori : Berita
0
Kapal Berbahan Bambu Diluncurkan

Kapal berbahan bambu karya dosen ITS. FOTO: DOK. KKP

Surabaya – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadiri peluncuran kapal berbahan bambu laminasi, Baito Deling 001, Senin (2/7). Kapal bambu ini karya Heri Supomo, dosen Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Melalui serangkaian penelitian sejak 2012, kapal bambu ini merupakan hasil inovasi dengan teknik laminasi. Laminasi adalah penggabungan bilah bambu hingga membentuk papan atau balok.

Sesuai namanya, Baito Deling berasal dari Bahasa Jawa, ‘baito’ yaitu kapal atau perahu, sedangkan ‘deling’ bambu. Baito Deling 001 ini memiliki dimensi panjang 6 meter, lebar 2,2 meter, dan tinggi 0,8 meter.
Kapal mampu berlari hingga 7 unit, dengan daya tampung 2 GT. Baito Deling 001 juga dilengkapi 10 kursi duduk yang cukup nyaman.

“Ini inovasi yang bagus dan kita harus coba pakai. Ini juga sebuah pilihan pada saat hutan kita sudah habis,” kata Susi sesaat setelah meresmikan kapal bambu di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Surabaya.

Apalagi, kata Menteri Susi, kayu tidak ada karena makin mahal. Sementara nelayan memerlukan kapal-kapal ukuran seperti ini. Jadi, kapal bambu sangat bagus.

Selanjutnya, Susi melakukan uji coba kapal tersebut dengan berkeliling di Pantai Kanjeran. Ia berharap kapal Baito Deling 001 tak hanya dijadikan arketipe. Tetapi diujikan lebih lanjut sehingga dapat diaplikasikan secara luas melalui produksi secara massal.

“Saya berharap ini bisa difinalisasi menjadi sebuah produk. Jadi bukan hanya sekadar prototype trial, tapi dicoba benar supaya bisa diaplikasikan dan diimplementasikan,” ujarnya.

Susi berpendapat, inovasi ini dapat dijadikan solusi atas mahalnya bahan baku kayu yang dibutuhkan nelayan untuk membuat kapal. “Jadi bambu tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk membuat angklung, tapi dapat digunakan untuk membuat kapal,” katanya.

Namun, kata Susi, penggunaan bahan bambu rentan terhadap kelembaban, sehingga dibutuhkan perlakuan dan penanganan yang baik dan tepat.

Susi menyadari, tak semua produk baru mudah diterima masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan sertifikasi untuk menjamin mutunya. Selama ini banyak karya anak bangsa terhambat sertifikasi. Karena sertifikasi sering dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Susi berkeinginan sertifikasi dilakukan dengan benar. Apalagi di era globalisasi ini, setiap negara membutuhkan sertifikasi untuk melindungi karya anak bangsa. “Negara dengan produksi yang bagus, kualitas dan efisiensi (produk) bagus, akan sukses,” ujarnya.

Rektor ITS Prof Joni Hermana menjelaskan bahwa investor kapal telah mempresentasikan kapal di Inggris. Kapal tersebut dengan penggunaan bambu seluruhnya. ITS siap untuk memproduksi kapal ini secara massal sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pencipta kapal Heri Supomo mengatakan, kapal bambu tersebut lebih cocok digunakan sebagai kapal wisata. Sudah ada beberapa investor yang menawarkan diri.

“Pariwisata yang pertama kali yang memesan, kita sudah lakukan studi desain,” kata Heri. Yang memesan ini seperti dari Karimun Jawa, Lombok dan Pulau Komodo. Setelah studi desain, kapal ini akan dibangun.*

Sumber: KKP

Tags: ITSKapal BambuKKP
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Unpad Teliti Sampah di Pulau Terluar

Next Post

Menhub: KNKT Investigasi Musibah KM Lestari Maju

Postingan Terkait

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

22 September 2026
Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

22 September 2026

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Next Post
Musibah KM Lestari Maju yang Tenggelam di Perairan Selayar

Menhub: KNKT Investigasi Musibah KM Lestari Maju

Komentar tentang post

TERBARU

Penyelundupan 3.000 kg Sianida Asal Filipina di Gorontalo Digagalkan TNI Angkatan Laut

UNG dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Bahas Kerja Sama Strategis

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir dan Tanah Longsor di Rio de Janeiro Brasil Menewaskan 14 Orang

WALHI Prihatin 50 Persen Mangrove di Indonesia Rusak

Tragis, Paus Bungkuk Mati Ditabrak Kapal

30 Tahun Sektor Kelautan di Babel Tidak Berkembang, ISKINDO Diminta Berperan Dalam Pengawasan

Indonesia Target Kurangi Sampah di Laut 70 Persen

Inilah Desa Wisata Hiu Paus Berbasis Masyarakat Pertama di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.