Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Salut, Pakai Katinting Nelayan Olele Tangkap Tiga Ekor Tuna dalam Sehari

redaksi
3 Maret 2019
Kategori : Berita
0
Ikan tuna sirip kuning

Ikan tuna hasil tangkapan nelayan Desa Olele. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Hanya dalam sehari seorang nelayan di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, menangkap tiga ekor ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna). Nelayan bernama Loyan Arsad (36 tahun) ini menangkap tuna hanya dengan menggunakan perahu katinting.

Katinting adalah perahu kecil bercadik dua atau perahu tradisional. Ikan tuna yang ditangkap Loyan dengan perahu katinting ini memiliki berat 63 kg, 40 kg dan 29 kg tidak jauh dari pesisir Olele.

“Saya menangkap tuna dengan menggunakan umpan suntung (cumi-cumi),” kata Loyan kepada Darilaut.id.

Dengan hasil tangkapan tersebut, hanya dalam sehari Loyan mengantongi hasil penjualan ikan tersebut Rp 5 juta lebih.

Rata-rata dalam sehari, Loyan mendapatkan satu ekor tuna. Harga jual hasil tangkapan ikan ini, bervariasi sesuai berat ikan.

Perahu katinting
Perahu katinting di Olele. FOTO: DARILAUT.ID

Ada pun modal untuk sekali melaut dengan menggunakan perahu katinting Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Biaya ini untuk membeli bahan bakar gas atau bensin premium dan keperluan lainnya saat melaut. Bila tidak tersedia gas, akan menggunakan bensin.

Sejak di sekolah dasar, Loyan sudah mulai belajar menangkap ikan. Profesi ini kemudian mulai digeluti penuh di usia 16 tahun.

Pada tahun 2000-an, Loyan pernah menangkap ikan sampai ke perairan Taliabu, Maluku Utara. Dengan menggunakan perahu dengan mesin tempel 15 PK, perjalanan ke Taliabu ditempuh selama tiga hari, tiga malam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bone Bolangogorontalonelayan tradisionalTunatuna sirip kuning
Bagikan55Tweet24KirimKirim
Previous Post

Bakamla Bahas Keamanan Maritim di Gorontalo

Next Post

Trip 4, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Menuju Maluku

Postingan Terkait

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

28 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

27 Juni 2026

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

Next Post
KLM Pinisi Pusaka Indonesia

Trip 4, Kapal Pinisi Pusaka Indonesia Menuju Maluku

Komentar tentang post

TERBARU

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Ikan Filipina Ditangkap di Laut Sulawesi

Patogen Dapat Memicu Pandemi Lain

Bangkai Hiu Paus Terapung di Sungai Bogowonto Yogyakarta

Tak Tepat Memasukkan Wartawan Sebagai Penerima Dana JPS

Sistem Peringatan Dini Dapat Menyelamatkan Jiwa

Prediksi BMKG Musim Kemarau Basah Hingga Oktober 2025

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.