Jumat, Agustus 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pengguna Alat Tangkap Ikan Tidak Ramah Lingkungan 0,5 Persen

redaksi
10 April 2019
Kategori : Berita
0
Cantrang

FOTO: KKP

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat jumlah alat penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Indonesia sebanyak 830 ribu.

Dari jumlah tersebut, terdapat sebanyak 4000-an atau 0,5 persen pengguna atau pelaku perikanan yang masih menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP M Zulficar Mochtar mengatakan, pengguna alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan tersebut, termasuk cantrang.

“Pengguna alat tangkap ramah lingkungan 99,5 persen, yang tidak ramah lingkungan kurang dari 0,5 persen,” kata Zulficar.

Dengan demikian, dari 830 ribu alat tangkap ikan tersebut, terdapat 4000-an pengguna yang merusak atau tidak ramah lingkungan.

Penggunaan alat tangkap cantrang, merusak ekologi dan secara ekonomi pun alat tangkap ini tidak optimal.
“Dapat menimbulkan konflik di mana-mana,” ujar Zulficar.

Alat Penangkapan ikan adalah sarana dan perlengkapan atau benda-benda lainnya yang dipergunakan untuk menangkap ikan.

Ilustrasi cantrang

Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/Permen-KP/2015, setiap orang dilarang menggunakan alat penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan alat penangkapan ikan pukat tarik (seine nets) di seluruh WPP. Cantrang, dalam Peraturan Menteri adalah pukat tarik berkapal (boat or vessel seines).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: alat penangkapan ikanCantrangDJPTKKP
Bagikan51Tweet16KirimKirim
Previous Post

Kerapu, Ikan Andalan Nelayan Pulau Liran yang Dijual ke Timor Leste

Next Post

Tiba di Alor, Pinisi Pusaka Indonesia Lakukan Joy Sailing

Postingan Terkait

NASA Memotret Gerhana Matahari Total yang Menakjubkan

NASA Memotret Gerhana Matahari Total yang Menakjubkan

14 Agustus 2026
Sambut Ribuan Mahasiswa Baru UNG Perkenalkan Logo dan Maskot Simbol Kampus Berdampak

Komitmen Melahirkan Generasi Muda Berintegritas UNG Bekali Mahasiswa Baru Dengan Pengetahuan Anti Korupsi

14 Agustus 2026

Djibouti Perkuat Sistem Peringatan Dini yang Berpusat Pada Masyarakat, Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor

Gempa Kolombia, 132 Orang Tewas dan 238 Hilang

Peneliti UNG Temukan Cara Menangkal Nyamuk Malaria Dengan Rambut Jagung dan Daun Pepaya

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Next Post
Pinisi

Tiba di Alor, Pinisi Pusaka Indonesia Lakukan Joy Sailing

Komentar tentang post

TERBARU

NASA Memotret Gerhana Matahari Total yang Menakjubkan

Komitmen Melahirkan Generasi Muda Berintegritas UNG Bekali Mahasiswa Baru Dengan Pengetahuan Anti Korupsi

Djibouti Perkuat Sistem Peringatan Dini yang Berpusat Pada Masyarakat, Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor

Gempa Kolombia, 132 Orang Tewas dan 238 Hilang

Peneliti UNG Temukan Cara Menangkal Nyamuk Malaria Dengan Rambut Jagung dan Daun Pepaya

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Menggenangi Kapuas Hulu dan Labuhanbatu Utara

Banjir Melanda Halmahera Maluku Utara

Ekosistem Mangrove yang Tersisa di Jakarta Hanya di SM Muara Angke

Tim Survei Temukan Spot Kapal Karam dan Lumba-lumba di Biak Numfor

IMO-Norwegia Terbitkan Pedoman Baru Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca

Warek Bidang Akademik UNG Ingatkan Pentingnya Peran Mahasiswa di Masyarakat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.