Mahasiswa dan dosen FMIPA akan memiliki kesempatan untuk melakukan penelitian langsung di kawasan suaka alam, yang akan berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Kolaborasi ini juga berpotensi menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas serta inovasi-inovasi yang relevan dengan pengelolaan kawasan konservasi.
Di sisi lain, kerja sama ini juga membuka peluang bagi pengembangan pendidikan lingkungan bagi masyarakat sekitar kawasan suaka alam.
Selain itu, melalui program pengabdian kepada masyarakat, FMIPA UNG akan membantu dalam memberikan edukasi terkait pentingnya pelestarian lingkungan, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta mitigasi terhadap ancaman-ancaman yang mungkin dihadapi oleh kawasan suaka alam tersebut, seperti perburuan liar, penebangan hutan, dan perubahan iklim.
Dengan adanya kerja sama ini diharapkan akan tercipta sinergi antara dunia akademik dan lembaga konservasi pemerintah.
FMIPA UNG dapat memberikan kontribusi ilmiah melalui penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia, sementara BKSDA Sulut dapat memberikan akses dan dukungan dalam pengelolaan kawasan konservasi.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan suaka alam, mendorong penelitian ilmiah yang relevan, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi alam di Provinsi Gorontalo dan sekitarnya.




