Darilaut (UNG) – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) UNG dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan BP2MI, pada Senin (12/10).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok dan Kepala BP3MI Sulawesi Utara, AKBP Hendrick Situmorang, M.Si.
Dengan adanya kerja sama tersebut akan memperkuat langkah menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang memiliki keterampilan, kemampuan bahasa asing, dan pemahaman tentang pelindungan pekerja migran.
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kapasitas dan keterampilan calon pekerja migran terdidik asal Gorontalo.
Melalui program prioritas SMK Go Global, UNG dipersiapkan menjadi pusat pelatihan intensif bahasa asing sekaligus pembekalan kompetensi kerja agar calon pekerja migran memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum memasuki pasar kerja internasional. Dengan demikian, peluang berkarier di luar negeri kini semakin terbuka bagi lulusan UNG.
Peluang kerja global sangat strategis, terutama di tengah bonus demografi Indonesia. Rektor UNG mengatakan sejumlah negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Australia, hingga negara-negara Eropa, menghadapi tantangan penuaan penduduk dan kebutuhan tenaga kerja produktif.




