Minggu, Juni 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

196 Negara Akan Membahas Krisis Alam di Kolombia

redaksi
20 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
196 Negara Akan Membahas Krisis Alam di Kolombia

Gorgonian merah atau kipas laut. FOTO: GLENN EDNEY/UNEP-CBD

Krisis itu mengakar kemiskinan, membahayakan ekonomi dan merusak peluang untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Meskipun demikian, ada rasa optimisme menuju COP16, dengan para pendukung lingkungan optimisberharap bahwa masyarakat internasional siap untuk meningkatkan upaya untuk mengatasi krisis alam ini.

“Sudah terlalu lama, umat manusia telah memandang dirinya terpisah dari alam,” kata Gardner.

“Perspektif itu mulai bergeser dan COP16 akan menjadi kesempatan penting untuk menegakkan kembali pesan bahwa manusia dan alam secara intrinsik terkait.”

COP16 akan menjadi pertama kalinya negara-negara berkumpul sejak mengadopsi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal pada tahun 2022.

Kerangka kerja ini berisi 23 target terobosan yang dirancang untuk melindungi alam dan akan jatuh tempo pada tahun 2030. Negara-negara sepakat untuk memperbarui rencana nasional mereka untuk mencapai target tersebut pada saat mereka tiba di COP16.

“Agar konferensi ini berhasil, kita perlu melihat bukti bahwa negara-negara melangkah dan menerjemahkan ambisi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global ke dalam tindakan di tingkat nasional,” kata Gardner.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: keanekaragaman hayatiKolombiaKrisis Tiga PlanetKTT Keanekaragaman Hayati PBB
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

UNG Beri Beasiswa Penuh Kepada Mahasiswa Jenjang Sarjana dan Magister Asal Timor-Leste

Next Post

Bibit 96W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis di Laut Filipina

Postingan Terkait

Ikan Napoleon

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

7 Juni 2026
Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

7 Juni 2026

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

Jawa Timur Bagikan Praktik Baik Pengembangan Ekosistem Halal

Penguatan Ekosistem Halal Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia

Next Post
Bibit Siklon Tropis 99W Berkembang di Laut Filipina, 98W di Timur Palau

Bibit 96W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis di Laut Filipina

TERBARU

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon di Laut Sulawesi

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

Mahasiswa FMIPA UNG Bersih Sampah dan Transplantasi Terumbu Karang di Bone Bolango

66 Lulusan Profesi Ners UNG Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Depresi Tropis Terletak di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Komnas HAM, Jatam dan WALHI Bahas Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

Unesa dan UNG Bahas Dampak Program Revolusi Mental di Gorontalo

Hari Ini, Kapal Berlayar di Perairan Indonesia Mulai Aktifkan AIS

Perlindungan Hiu Paus

Longsor Menewaskan 3 Warga Lumajang, 3 Hanyut di Ogan Komering Ulu Selatan

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.