Saat ini, pemerintah juga tengah gencar memberikan sosialisasi peralihan siaran digital ini, yang beriringan dengan STB gratis yang diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu.
Daud mengatakan pembagian STB gratis untuk masyarakat kurang mampu akan disesuaikan dengan data dari Kemensos dan Dinas Sosial Kota Gorontalo.
Data saat ini yang akan menerima STB secara gratis ada 5.864 warga.
“Hal inilah yang perlu kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait dalam pertemuan ini,” ujarnya.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Gorontalo, Adriyun Katili, mengatakan dalam rentang waktu sebulan ke depan, pihaknya akan memaksimalkan waktu guna mengkoordinasikan validasi data penerima STB gratis dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Bersamaan dengan itu, perlu masukan dan saran dari lembaga penyiaran terkait menyangkut tahapan dan mekanisme penyaluran STB gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kota Gorontalo.
Proses, tahapan dan mekanisme pembagian STB gratis ini juga dikonsultasikan dengan lembaga penyiaran.
“Kita atur skemanya bagaimana, karena pemerintah dan TVRI harus mengambil bagian dalam penyaluran dengan porsi sepertiga bagian pemerintah dan sepertiganya lagi bagian TVRI. Sasarannya, pastilah rumah tangga kurang mampu,” kata Adriyun.





Komentar tentang post