Darilaut – Sebanyak 55 individu Paus Pilot Sirip Pendek (Short-finned Pilot Whale) ditemukan terdampar di pantai Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, pada Senin dan Selasa (9-10/3).
Dari 55 Paus Pilot Sirip Pendek dengan nama ilmiah Globicephala macrorhynchus, terdapat 34 ekor berhasil digiring kembali ke laut.
Sementara 21 ekor yang terdampar di pantai Mbadokai, Desa Fuafuni, ditemukan dalam kondisi mati. Paus pilot yang mati 8 Jantan dan 13 Betina. Selain itu, dari 21 individu yang mati, terdiri atas 4 anakan dan 17 dewasa.
Tim selanjutnya melakukan identifikasi dan pengukuran serta nekropsi terhadap paus yang mati untuk keperluan pencatatan, kajian ilmiah dan analisis lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian.
Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Kupang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan instansi terkait melakukan upaya penyelamatan setelah meneriam laporan paus pilot terdampar.
Penyelamatan melalui kolaborasi aparat, organisasi konservasi, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat setelah puluhan mamalia laut tersebut dilaporkan terdampar pada 9–10 Maret 2026.
Menurut KKP, kejadian bermula pada Senin, 9 Maret 2026 sekitar pukul 17.15 Wita, Balai Pengelolaan Kelautan Kupang Wilayah Kerja Rote Ndao menerima laporan dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Pulau Rote terkait kemunculan sekelompok paus pilot di Pantai Batutua.




