Pelepasliaran benih ikan dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan di beberapa titik strategis di aliran Sungai Poigar dan anak Sungai Mondaton.
Sebanyak 60.000 ekor benih ikan yang terdiri dari ikan Nilem dan ikan Tawes dilepas ke habitat alaminya sebagai bagian dari upaya restocking atau pengkayaan stok ikan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis bagi masyarakat.
Sangadi (Kepala) Desa Nanasi, Meity Noya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terbangun antara ISKU, BPBAT Tatelu, dan Kelompok Tani Hutan Serasi.

“Kami sangat berterima kasih dan menghargai usaha kerja sama ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Nanasi, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan ke depan. Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas usaha yang sangat berdampak bagi desa kami,” ujar Meity.
Kolaborasi antara ISKU, BPBAT Tatelu, Pemerintah Desa Nanasi, dan Kelompok Tani Hutan Serasi diharapkan menjadi contoh nyata bahwa peringatan Hari Bumi tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.



