Jerry berharap kegiatan tersebut memberikan dampak yang baik bagi keberlanjutan ekosistem sungai di wilayah Poigar.
Dengan melepas benih-benih ini, kata Jerry, kita berharap Sungai Poigar dan Mondaton kembali ramai dengan kehidupan ikan lokal yang sehat, sehingga kelestarian sungai tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Ketua Umum ISKU Christovel R. S. Rotinsulu menyampaikan bahwa aksi pelepasliaran ini merupakan bentuk konkret dari komitmen konservasi yang dijalankan ISKU bersama para mitra.
“Ini adalah bukti nyata bagaimana konservasi dilakukan, bukan sekadar pembicaraan atau diskusi, tetapi aksi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Hari ini ISKU mewujudkannya bersama BPBAT Tatelu, Pemerintah Desa Nanasi, dan Kelompok Tani Hutan Serasi Desa Nanasi,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, tetapi juga memperlihatkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat.
Melalui langkah sederhana namun berdampak seperti restocking ikan lokal, ekosistem sungai dapat dijaga, sumber pangan masyarakat dapat diperkuat, dan kesadaran kolektif terhadap pentingnya konservasi terus ditumbuhkan.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi multipihak dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan darat sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa melalui pengkayaan stok ikan lokal di perairan umum.



