Hingga 18 Juli, jumlah korban yang meninggal bertambah menjadi 238 orang di tujuh provinsi.
Sejak awal musim muson (monsoon) Pakistan telah menerima 60% dari total curah hujan. Hujan lebat telah mengakibatkan banjir bandang, tanah longsor, dan Danau Gletser meluap.
Pada 25 Juli, NDMA melaporkan bahwa banjir telah mengakibatkan 312 kematian (termasuk 121 anak-anak dan 56 wanita) dan sekitar 300 orang terluka sejak 1 Juli.
Lebih dari 10.000 rumah tangga telah terkena dampaknya, 60% di antaranya berada di Balochistan. Dan lebih dari 5.000 rumah rusak sebagian dan 3.200 rumah lainnya rusak total. Selain itu, sekitar 800 sekolah (600 di Balochistan saja), 50 jembatan dan 616 km ruas jalan telah terpengaruh.
Musim muson terus mempengaruhi beberapa provinsi di Pakistan, menyebabkan banjir, tanah longsor, dan insiden terkait cuaca buruk, yang mengakibatkan peningkatan skala dampak kemanusiaan.
Menurut NDMA hingga 1 Agustus, sebanyak 478 orang tewas di tujuh provinsi, sebagian besar di Balochistan (136 kematian). 536 lainnya terluka, dan lebih dari 36.400 rumah rusak, sementara lebih dari 24.000 ternak hilang dan lebih dari 950 km jalan rusak.
Mengingat bencana yang terus berlanjut yang disebabkan oleh banjir dan hujan lebat di seluruh Pakistan, pada tanggal 5 Agustus, Kementerian Luar Negeri secara resmi meminta bantuan kemanusiaan dari PBB dan masyarakat internasional.





Komentar tentang post