Menurut perkiraan awal, 7 juta orang di seluruh Pakistan telah terkena dampak banjir. Dari total 35 distrik, 24 distrik dinyatakan sebagai provinsi yang dilanda bencana di mana 9 distrik di antaranya terkena dampak parah. Seperti di Lasbela, Jhal Magsi, Killa Saifullah, Pishin, Noshki, Kachhi, Khuzdar, Kalat dan Chaman.
Pergerakan arus muson yang kuat dan peningkatan badai petir diperkirakan terjadi di seluruh Pakistan hingga 19 Agustus, sebagian besar mempengaruhi daerah di selatan.
Cuaca buruk yang parah telah mengakibatkan kematian sedikitnya 580 orang, termasuk 224 anak-anak dan 114 wanita.
Hampir 23.000 orang dilaporkan telah mengungsi dari rumah mereka dan sekitar 107.000 ternak mati.
Analisis Klasifikasi Fase Terpadu (IPC) baru-baru ini melaporkan tentang kerawanan pangan akut lebih dari 955.000 orang dan menjadi rawan pangan di daerah yang terkena dampak banjir di Balochistan antara Juli dan November 2022.
Mengutip Pakistantoday.com.pk, Kamis (18/8) Amerika Serikat telah mengumumkan hibah $ 1 juta untuk mendukung upaya Pakistan untuk mengatasi banjir baru-baru ini dan bencana alam lainnya yang menyebabkan hilangnya banyak nyawa dan harta benda di seluruh negeri.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, selain bantuan langsung senilai $100.000, AS mengumumkan $1 juta untuk membangun ketahanan terhadap bencana alam, dan terus bekerja sama untuk mengurangi dampak krisis iklim di masa depan.





Komentar tentang post