“Pendanaan PKM bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ide dan gagasan menjadi karya nyata yang berdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Muhammad Amir Arham, mengatakan keberhasilan mahasiswa UNG, tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara intensif dan terstruktur.
Pembinaan dimulai sejak tahap sosialisasi guna meningkatkan partisipasi mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis penyusunan proposal hingga proses review secara berkala, kata Amir.
Mahasiswa mendapatkan pendampingan menyeluruh, mulai dari penguatan substansi gagasan, teknik penyusunan proposal, hingga penyesuaian format sesuai standar nasional PKM.
“Setiap proposal juga melalui proses evaluasi dan perbaikan berulang agar kualitasnya semakin matang sebelum dikirimkan,” ujarnya.
Keberhasilan tujuh kelompok mahasiswa tersebut semakin menegaskan komitmen UNG dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendukung lahirnya inovasi mahasiswa.
Dengan capaian ini, UNG optimistis mampu terus melahirkan generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui karya-karya inovatif.
PKM merupakan salah satu program paling bergengsi bagi mahasiswa Indonesia. Program ini dirancang untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan riset, inovasi, pengabdian masyarakat, hingga pemecahan masalah melalui berbagai ide dan karya kreatif.



