Darilaut – Sejak gempa bumi darat berkekuatan magnitudo (M)6,7 di Provinsi Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) tercatat 949 gempa susulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dan memantau secara intensif hingga Jumat (19/6) sebanyak 949 aktivitas gempa bumi susulan yang terus mengguncang wilayah tersebut.
Guna memperkuat penanganan taktis, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bupati Sigi, dan Pangdam XXIII/Palaka Wira Sulawesi Tengah meninjau langsung lokasi bencana sekaligus melakukan sosialisasi gempa merusak kepada masyarakat.
Data sementara, BNPB mencatat total kerugian material di empat wilayah tersebut tercatat sebanyak 1.995 rumah mengalami rusak ringan, 147 rumah suak sedang dan 73 rumah rusak berat.
Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setiap wilayah masih melakukan penanganan darurat dan mutakhiran data.
Selain dampak pada sektor pemukiman, gempa juga berdampak pada fasilitas umum, pendidikan, perkantoran, tempat ibadah dan bangunan lainnya.
Penanganan bencana ini mendapatkan perhatian BNPB dengan pengiriman bantuan berupa pangan dan non-pangan. Bantuan yang diberikan berupa tenda pengungsi, tenda keluarga, matras, selimut, kasur lipat dan paket sembako.




