Contoh utama dari pekerjaan semacam ini berasal dari Afrika, di mana di sepanjang pinggiran Gurun Sahara yang semi-kering. Sebanyak 11 negara sedang membangun apa yang kemudian dikenal sebagai Tembok Hijau Besar (the Great Green Wall), pita vegetasi seluas benua.
Di banyak tempat, penghalang membantu menahan gurun, negara-negara berharap akan membantu meningkatkan ketahanan pangan, melawan kemiskinan, dan mempromosikan perdamaian.
Kedua, mengembalikan lebah. Lebah adalah salah satu penyerbuk terbaik di dunia, menjadikannya penting untuk produksi pangan global.
Dari 100 spesies tanaman yang menyediakan 90 persen makanan dunia, lebih dari 70 diserbuki oleh lebah.

Tapi penyerbuk ini terancam. Penurunan populasi lebah yang berkelanjutan akan berdampak buruk pada pertanian global dan ketahanan pangan.
Menurut laporan UNEP, sekitar 20.000 spesies tumbuhan berbunga yang menjadi sumber makanan bagi banyak spesies lebah dapat hilang selama beberapa dekade mendatang tanpa upaya konservasi yang lebih besar.
Namun, jika dilakukan selaras dengan alam, pertanian – salah satu pendorong hilangnya keanekaragaman hayati terbesar – dapat menjadi penyerbuk yang ramah, yang pada akhirnya membantu lebah dan petani.
Untuk membuat pertanian ramah lebah, petani dapat menghilangkan pestisida yang merusak lebah, menanam tanaman asli yang menyediakan nektar dan serbuk sari sepanjang musim mekar, dan membangun tempat bersarang untuk memastikan lebah berkembang biak.





Komentar tentang post