Ketiga, diversifikasi tanaman. Dunia memiliki lebih dari 50.000 tanaman yang dapat dimakan. Namun, hanya tiga di antaranya, beras, jagung, dan gandum, yang menyediakan lebih dari 50 persen asupan energi makanan dunia.
Ketergantungan yang berlebihan pada beberapa varietas tanaman dapat membuat sistem pertanian global rentan terhadap hama, penyakit, perubahan iklim, dan memperburuk degradasi tanah dan kelangkaan air yang pada akhirnya akan mengakibatkan kerawanan pangan yang lebih besar.
Dengan mengadopsi pertanian berkelanjutan dan menanam serta mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan tanaman yang lebih beragam tidak hanya akan membantu menghidupkan kembali keanekaragaman hayati. Tetapi juga akan membantu beradaptasi dengan perubahan iklim, meningkatkan ketahanan, dan menawarkan pola makan yang lebih sehat.





Komentar tentang post