Jumat, Agustus 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Adu Pengaruh di Laut Natuna Utara

redaksi
1 Februari 2022
Kategori : Berita
0
Seluruh Awak KM Bandar Nelayan 188 Selamat, Berhasil Dievakuasi Kapal Ikan Jepang

Ilustrasi laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ahli Pertahanan dari Universitas Indonesia (UI) Edy Prasetyono, Ph.D., mengatakan letak geografis wilayah Indonesia yang berada di gugusan perairan Laut Natuna Utara, menjadikan Indonesia sebagai salah satu medan adu pengaruh dan perang strategi Amerika Serikat dan China.

Menurut Edy Indonesia sudah berulangkali menegaskan tidak memiliki sengketa dengan China di Laut Natuna Utara. Namun aktivitas sejumlah kapal ikan dan patroli China di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di sekitar Natuna menjadi persoalan perhatian.

Melansir dari Ui.ac.id, Edy yang juga Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Hubungan Internasional, di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI ) menjelaskan hal itu di hadapan puluhan dosen Seskoal yang melakukan studi banding ke FISIP UI, akhir Januari.

Selain perkenalan tentang FISIP UI, proses belajar-mengajar serta sistem akademis, studi banding diisi dengan kegiatan kuliah umum tentang Konflik Laut Natuna Utara ditinjau dari sisi politik, diplomasi, ekonomi dan hukum.

Amerika Serikat menyadari posisi Indonesia yang sangat strategis. “China mempunyai kepercayaan yang tinggi dan persepsi Amerika Serikat is in decline. Amerika Serikat mempunyai pandangan bahwa China adalah salah satu strategic competitor yang mengancam posisi Amerika Serikat,” kata Edy seperti dikutip dari Ui.ac.id.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: kawasan perbatasanLaut China SelatanLaut Natuna UtaraUniversitas Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Waspada Kecepatan Angin dan Gelombang Tinggi di Awal Februari

Next Post

Apa Saja yang Terkait dengan Varian Omicron?

Postingan Terkait

Topan Saudel Mendarat di Yuhuan, Pesisir Provinsi Zhejiang

Topan Saudel Mendarat di Yuhuan, Pesisir Provinsi Zhejiang

28 Agustus 2026
Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

28 Agustus 2026

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

Next Post
Apa Saja yang Terkait dengan Varian Omicron?

Apa Saja yang Terkait dengan Varian Omicron?

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Saudel Mendarat di Yuhuan, Pesisir Provinsi Zhejiang

Provinsi Zhejiang Evakuasi Lebih Dari 47 Ribu Awak Kapal Saat Topan Saudel Mendekat

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

AmsiNews

REKOMENDASI

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Dapat Terjadi di Gorontalo dan Wilayah Lainnya

Ekspor Tuna Terhenti, Nelayan Keliling Kota Sorong Pasarkan Hasil Tangkapannya

Topan Odette Bawa Angin Kencang dan Hujan di Palawan, Filipina

Berat Anjing Laut Macan Tutul Betina Capai 500 kg

Sekjen PBB: Tindakan AS di Venezuela Preseden Berbahaya

Pantai Sepi, Jutaan Telur Penyu Lekang Menetas di India

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.