Darilaut – Badai Tropis Nokaen saat ini telah mendekati Pulau Catanduanes, Filipina, pada Sabtu (17/1). Sistem ini berjarak 35 km dari pantai Catanduanes atau 400 km di timur tenggara Manila.
Nokaen topan Jepang no 1, dengan nama Filipina ”Ada” secara umum bergerak ke barat laut, selanjutnya diperkirakan mengarah ke utara dan timur laut.
“Ada” mempertahankan kekuatannya dan sekarang berada di atas perairan pesisir Catanduanes, kata Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Sabtu pukul 11.00, waktu setempat.
PAGASA memperkirakan sistem ini akan bergerak perlahan dalam pola melingkar di atas laut di sebelah timur Luzon Selatan. Namun, tidak menutup kemungkinan perubahan jalur.
Siklon tropis Nokaen, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan wilayah perairan di Indonesia.
Dampak hingga Sabtu pukul 19.00 WIB berupa hujan sedang – lebat di wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur bagian utara.
Tinggi gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di wilayah Laut Sulawesi bagian Timur, perairan Bitung, perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Maluku, perairan Manokwari bagian utara, perairan Raja Ampat bagian utara, perairan Biak bagian utara, perairan Serui, dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua.




