Jillian akan menggabungkan penelitian lapangan dan eksperimen untuk mengidentifikasi kondisi optimal dan mendorong pertumbuhan akar lamun di berbagai lingkungan laut. Selanjutnya, menginformasikan praktik restorasi padang lamun yang lebih efektif.

Bekerja sama dengan masyarakat pesisir setempat, Jillian mengembangkan metode transplantasi lamun. Kemudian menggabungkan pengetahuan ekologi tradisional dan bahan-bahan lokal yang dapat diakses seperti bambu dan kerang.
Jillian akan bekerja dengan anggota masyarakat untuk mengembangkan strategi komunikasi multimedia yang menyoroti kepentingan budaya dan ekosistem lamun.
Dosen Jurusan Geografi Fakultas Seni dan Ilmu Sosial Universitas Malaya ini, mengawali sebagai ilmuwan sosial lingkungan. Kemudian beralih mempelajari tumbuhan laut setelah mendapati dirinya tertarik dengan laut.
Dalam biografi di laman Teamseahabitats.weebly.com dan Umexpert.um.edu.my, Jillian mempelajari efek gangguan pada rumput laut (seaweeds) tropis untuk gelar Magister Manajemen Lingkungan di Universitas Malaya.
Setelah itu, memperoleh gelar PhD dalam Biogeografi Lamun melalui Beasiswa Pascasarjana Internasional Endeavour di University of Western Australia.
Jillian memperoleh bimbingan dari Profesor Gary Kendrick dan Dr Kimberly Van Niel, untuk mempelajari pola spasial dan ekologi padang lamun subtidal di pulau Johor.





Komentar tentang post