Darilaut – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengambil langkah proaktif dalam merespons perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan menjajaki transformasi platform AMSINews.id.
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika menjelaskan bahwa AI Generatif memicu disrupsi ganda bagi media digital: penurunan trafik organik hingga 20–30 persen akibat fitur ringkasan AI, serta eksploitasi konten oleh robot perayap (crawler bots) tanpa kompensasi.
“Kita tidak boleh lagi defensif, tapi harus proaktif menyiapkan strategi. Kunci utamanya adalah kolektivisme,” ujarnya.
“Kita tidak bisa berjuang sendiri di era AI ini. Kebersamaan seluruh publisher di AMSI menjadi penting agar posisi tawar kita secara hukum dan ekonomi menjadi lebih kuat saat bernegosiasi dengan platform AI.”
Langkah ini disosialisasikan dalam webinar daring bertajuk “Sosialisasi AMSINews.id” yang diikuti oleh lebih dari 60 perwakilan media anggota AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia pada Selasa (3/2).
Platform AMSINews.id yang awalnya berfungsi sebagai agregator berita, kini dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi Data Hub atau saluran distribusi data (Distribution Channel) bagi platform AI.
Melalui infrastruktur ini, AMSI bertujuan mengamankan konten anggota sekaligus membuka peluang pendapatan baru melalui lisensi data.




