Angin Kencang Melanda Pandeglang dan Lombok Barat, Puluhan Rumah Rusak

Rumah yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem angin kencang disertai hujan di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (1/10). FOTO: BPBD Kabupaten Pandeglang/BNPB

Darilaut – Angin kencang melanda Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (1/10) dan Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Rabu (30/9). Puluhan rumah mengalam kerusakan akibat angin kencang disertasi hujan.

Di Pandeglang, angin kencang merusak 11 rumah warga di dua kecamatan. Tidak ada korban jiwa akibat fenomena cuaca tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandenglang menginformasikan 1 orang mengalami luka ringan dan sekitar 137 KK atau 548 jiwa terdampak akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini.

Sejumlah warga mengungsi ke tempat kerabat terdekat. BPBD setempat masih melakukan pendataan warga mengungsi di lapangan.

Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan ini mengakibatkan kerugian material berupa rumah rusak berat 11 unit, rusak sedang 11 dan rusak ringan 115. Sedangkan bangunan umum, sarana peribadatan rusak ringan 4 unit dan rusak berat 1.

Lokasi terdampak berada di Kecamatan Sindangresmi (Desa Pasirloa) dan Angsana (Desa Kramatmanik).

BPBD menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan upaya darurat seperti mengevakuasi warga rentan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Kejadian angin kencang juga terjadi di wilayah Lombok Barat. Keluarga terdampak sebanyak 47 KK dan kerugian material berupa rumah rusak berat.

BPBD setempat mencatat rumah rusak berat 9 unit, rusak sedang 9 dan rusak ringan 31.

Terkait upaya yang dilakukan, BPBD Kabupaten Lombok Barat sedang mengkaji lebih lanjut untuk penanganan pasca bencana tersebut.

Sementara itu, di Kota Jayapura, Provinsi Papua, hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir pada Rabu (30/9).

Derasnya arus banjir menyebabkan dua bangunan rumah roboh. Dua warga meninggal dunia karena tertimpa bangunan rumah.*

Exit mobile version