Senin, Mei 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Apa Itu Plankton?

redaksi
17 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Apa Itu Plankton?

Copepoda adalah jenis zooplankton, krustasea planktonik yang berkerabat jauh dengan udang dan kepiting. Copepoda salah satu jenis zooplankton yang paling umum dan mudah dikenali, ditemukan di hampir setiap habitat samudra, laut, dan air tawar, bahkan di gua bawah tanah. FOTO: NASA

Fitoplankton menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Karena mereka membutuhkan energi matahari, fitoplankton ditemukan di dekat permukaan air.

Zooplankton meliputi hewan mikroskopis (krill, siput laut, cacing pelagis, dll.), anak invertebrata dan ikan yang lebih besar, dan perenang lemah seperti ubur-ubur.

Sebagian besar zooplankton memakan fitoplankton, dan sebagian besar, pada gilirannya, dimakan oleh hewan yang lebih besar (atau oleh satu sama lain).

Krill mungkin merupakan jenis zooplankton yang paling terkenal sebagai komponen utama mangsa paus bungkuk, paus balin, dan paus biru.

Pada siang hari, zooplankton umumnya melayang di perairan yang lebih dalam untuk menghindari predator.

Namun pada malam hari, makhluk mikroskopis ini menjelajah ke permukaan untuk memakan fitoplankton.

Proses ini dianggap sebagai migrasi terbesar di Bumi, begitu banyak hewan yang melakukan perjalanan ini sehingga dapat diamati dari luar angkasa.

Plankton sangat penting bagi ekosistem laut, dan sangat sensitif terhadap perubahan lingkungannya, termasuk suhu, salinitas, tingkat pH, dan konsentrasi nutrisi air, kata NOAA.

Misalnya, jika terdapat terlalu banyak nutrisi tertentu di dalam air, maka akan terjadi ledakan alga yang berbahaya seperti pasang merah.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: FitoplanktonNOAAPlanktonZooplankton
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Plankton Lenyap, Kehidupan di Daratan Tak Akan Bertahan Lama

Next Post

Menyoroti Peluang dan Tantangan WMO di Usia ke-75

Postingan Terkait

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

4 Mei 2026
Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

4 Mei 2026

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Next Post
Menyoroti Peluang dan Tantangan WMO di Usia ke-75

Menyoroti Peluang dan Tantangan WMO di Usia ke-75

TERBARU

65,8 Persen Pantai Utara Jawa Mengalami Erosi

Dr. Raghel Yunginger: Pencapaian SDGs di Daerah Belum Optimal

Tarsius yang Ditemukan di Gorontalo Berpotensi Hasil Persilangan Dua Spesies Berbeda

PBB Mendesak Agar Serangan Terhadap Pekerja Media dan Jurnalis Diakhiri

Asia Selatan Bersiap Menghadapi Curah Hujan di Bawah Normal dan El Nino

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 96S Mulai Melemah di Selatan Jawa

Setelah Menghantam Puerto Rico, Badai Besar Fiona Lebih Menguat di Bermuda

Gempa Laut Maluku M7,6 di Dekat Pulau Batang Dua Mekanisme Pergerakan Naik

Ada 200 Ribu Hektare Lahan Kritis di Gorontalo

Penumpang Kapal Penyeberangan dan Pesawat Meningkat di Gorontalo

Banjir Gorontalo Belum Surut, Genangan 2 Meter di Rumah Dekat Danau Limboto

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.