Selasa, September 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Arktik Dulunya Beku, Kini Menjadi Dunia yang Lebih Hangat

redaksi
24 Desember 2025
Kategori : Berita, Iklim
0
Arktik Dulunya Beku, Kini Menjadi Dunia yang Lebih Hangat

Samudra Arktik. FOTO: WMO

Darilaut – Samudra Arktik yang dulunya selalu beku kini menjadi dunia yang lebih hangat, lebih basah, dan tidak dapat diprediksi.

Rekor panas, es laut terendah, gletser yang menyusut, pemanasan laut yang terus berlanjut, dan peristiwa cuaca ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini hanyalah beberapa perubahan disruptif yang dilaporkan yang mengubah wilayah tersebut.

temuan utama ini tercantum dalam ”Laporan Kondisi Arktik 2025” (Arctic Report Card 2025), yang ditulis oleh 112 ilmuwan dari 13 negara.

Kini memasuki tahun ke-20, laporan ini mendokumentasikan tren yang sedang berlangsung, peristiwa yang memecahkan rekor, dan tantangan yang muncul di wilayah yang memanas jauh lebih cepat daripada bagian planet lainnya.

Bersama dengan laporan tentang keadaan atmosfer, lautan, kriosfer, dan tundra Arktik. laporan tahun ini menyoroti transformasi besar yang sedang berlangsung: Atlantifikasi membawa air yang lebih hangat dan lebih asin ke utara; spesies boreal meluas ke utara ke ekosistem Arktik; dan “sungai berkarat” karena pencairan permafrost memobilisasi besi dan logam lainnya.

Di tengah perubahan lanskap ini, pengamatan berkelanjutan dan kemitraan penelitian yang kuat, termasuk yang dipimpin oleh komunitas dan organisasi masyarakat adat, tetap penting untuk pemahaman dan adaptasi.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: NOAAOrganisasi Meteorologi DuniaSamudra ArktikWMO
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Potensi Peningkatan Curah Hujan di Akhir Tahun 2025

Next Post

Mahasiswa UNG Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Torosiaje, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

Postingan Terkait

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

8 September 2026
Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

8 September 2026

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dua Klaster

2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Next Post
Mahasiswa UNG Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Torosiaje, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

Mahasiswa UNG Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Torosiaje, Wujud Kepedulian Lingkungan Pesisir

TERBARU

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit 94S Tumbuh Menjadi Badai Tropis Dengan Nama “Halima”

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Wajah Gorontalo di Senayan: Rekam Jejak Kinerja, Harapan dan Kemungkinan Kecewa

250 Nelayan Madura Ikut Pendidikan Survival di Laut

Forkopimda Sulawesi Utara Serahkan Bantuan Sembako di Pulau-pulau Kecil

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.