Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Super Mocha, Organisasi Kemanusiaan Masih Kekurangan Dana Untuk Myanmar

redaksi
15 Mei 2023
Kategori : Berita
0
Badai Super Mocha, Organisasi Kemanusiaan Masih Kekurangan Dana Untuk Myanmar

Staf menyiapkan jerigen untuk didistribusikan di gudang UNICEF di Cox's Bazar menjelang Topan Mocha mendarat di perbatasan Myanmar dan Bangladesh, Minggu (14/5). FOTO: UNICEF/Rashad Wajahat Lateef

Darilaut – Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) masih sangat kekurangan dana kemanusiaan saat badai super Mocha (Super Cyclonic Storm) mendarat di perbatasan Myanmar dan Bangladesh.

Rencana Tanggap Kemanusiaan (Humanitarian Response Plan) sebesar US$764 juta untuk Myanmar yang tersedia hanya 10 persen.

Organisasi kemanusiaan, terutama di Rakhine, telah menempatkan personel dan persediaan. Di seberang Rakhine dan barat laut, enam juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, dan 1,2 juta orang mengungsi, kata Jens Laerke, dari OCHA.

OCHA bekerja untuk memastikan semua dapat memiliki akses tepat waktu dan tanpa hambatan kepada mereka yang membutuhkan. Laerke juga memperingatkan bahwa rencana tanggap kemanusiaan PBB senilai $764 juta untuk Myanmar hanya didanai 10 persen.

Laerke mengatakan masyarakat lokal di Myanmar sangat mempersiapkan kedatangan topan tersebut.

Rencana kesiapsiagaan tanggap darurat kemanusiaan Myanmar telah diaktifkan secara nasional awal pekan ini.

Ribuan warga Myanmar dan Bangladesh mengungsi saat badai super Mocha mendarat di perbatasan kedua negara tersebut, Minggu (14/5).

Menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama, Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Mocha mendarat di sepanjang pantai barat laut Myanmar, tepat di utara Sittwe. Sistem sata ini sedang bergerak perlahan ke pedalaman (daratan).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Badai SiklonBangladeshIOMJTWCMyanmarOCHAPBBSiklon TropisTeluk BenggalaTopan MochaUNICEFWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Super Mocha, Ribuan Warga Myanmar dan Bangladesh Mengungsi

Next Post

Siklon Tropis Fabien Terbentuk di Samudra Hindia

Postingan Terkait

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026
Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

14 Mei 2026

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Next Post
Kevin Menguat Menjadi Siklon Tropis Kategori 5 di Timur New Caledonia

Siklon Tropis Fabien Terbentuk di Samudra Hindia

Komentar tentang post

TERBARU

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

AmsiNews

REKOMENDASI

Kelurahan Mangunharjo Kembangkan Ekonomi Berbasis Konservasi

Tambang Emas Sumalata di Masa Kolonial Belanda

Hampir 2 Juta Pengguna Ponsel Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Gelombang Laut Hingga 4 Meter, Topan Malakas Berjarak 1960 km Dari Tahuna

Blob, Gelombang Panas Terbesar di Laut

Dampak Perubahan Iklim Semakin Parah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.