Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

redaksi
26 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Topan In-fa di Samudra Pasifik bagian barat, pada Senin (26/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Fase penguatan kedua akan dimulai setelah sistem ini memperoleh kecepatan yang cukup dan terus bergerak di atas perairan dengan suhu permukaan laut yang sangat hangat.

Menurut JTWC dinamika internal siklon tropis ini sulit diprediksi dan menimbulkan ketidakpastian tambahan terkait intensitas. Oleh karena itu, prakiraan JTWC menetapkan tingkat intensitas yang sama untuk periode 4 hari hingga 5 hari ke depan.

Hampir semua model prakiraan saat ini menunjukkan pergerakan berbelok ke arah barat dalam 2 hari ke depan.

HAFS-A dan COAMPS-TC memprediksi In-fa akan menguat hingga mencapai 220–240 km per jam (120–130 knot) dalam 36 jam.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan In-fa bergerak ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot).

Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 992 hPa (hektopaskal), dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot) dan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).

Menurut JTWC area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 75 km (40 NM), sedangkan area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 220 km (120 NM).

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: JMAJTWCKepulauan MarshallSamudra Pasifik BaratTopan In-fa
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Postingan Terkait

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

26 Oktober 2026
Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Next Post
Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

TERBARU

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

AmsiNews

REKOMENDASI

Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Tengah, di Pekalongan Dua Warga Meninggal Karena Banjir

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang di Dekat Guam

Dharma Wanita Persatuan UNG Rayakan HUT ke-26 dan Hari Ibu

Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

IDC AMSI 2025: Media Digital Masih Jadi Pilihan Investasi Menarik di Tengah Disrupsi AI

2019, RoRo Dumai-Malaka Diresmikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.