Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

redaksi
21 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Ilustrasi badai tropis. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Mekkhala telah menguat menjadi badai tropis parah (severe tropical storm) di Laut Filipina, pada Minggu (21/6). Sistem ini mendekati kategori topan (typhoon).

Mekkhala telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot) selama 6 jam terakhir. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 7,9 meter (26 kaki), kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Mekkhala diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut selama 2 hari ke depan di bawah pengaruh punggung subtropis yang berpusat di utara.

Mekkhala –Topan Jepang Nomor 7 — diperkirakan akan meningkat intensitasnya dengan cepat dalam 12 hingga 48 jam ke depan, mencapai intensitas puncak dalam 48 hingga 60 jam.

Namun, setelah puncak ini, Mekkhala diperkirakan akan melemah secara bertahap karena mengalami peningkatan geser angin yang parah hingga 55–75 km  per jam (30–40 knot), peningkatan penyerapan udara kering, dan potensi naiknya suhu permukaan laut yang lebih dingin saat kecepatan Mekkhala melambat.

Perkiraan lintasan resmi JTWC disusun dengan keyakinan tinggi selama 3 hari ke depan dan keyakinan sedang setelahnya.

Mekkhala dengan nama Filipina “Francisco” sekarang mendekati kategori topan, menurut Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA) dalam buletin informasi yang dikeluarkan Minggu pukul 11.00.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: JTWCLaut FilipinaPAGASATopan Mekkhala
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

Next Post

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Postingan Terkait

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

22 September 2026
Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

22 September 2026

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Next Post
Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

Pengunjung Hiu Paus Botubarani Membludak di Akhir Pekan, Senin Antrian 232 Orang

TERBARU

Awal Musim Hujan Mengalami Kemunduran, Puncaknya Bulan Desember dan Januari-Februari 2027

Kemarau Masih Panjang, El Niño dan Indian Ocean Dipole Perparah Kekeringan

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Persentase Penduduk Miskin Provinsi Gorontalo Menurun

Ini Kondisi Geologi Gorontalo yang Diguncang Gempa M6,4

Ganti Rugi Kerusakan Terumbu Karang Bunaken

Geopark, Situs Warisan Geologi dan Keanekaragaman Hayati

Potensi Transaksi Indonesia dalam Seafood Expo Global 153,03 juta USD

47 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di NTT

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.