Selasa, September 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

redaksi
21 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Sekolah Lapang Budi Daya Perikanan Ramah Lingkungan di Kabupaten Berau

Pembuatan kompos dan mikroorganisme lokal (MOL) di sekolah lapang di Kampung Pegat Batumbuk. FOTO: Nugroho Arif Prabowo/YKAN

Darilaut – Budi daya perikanan yang lebih ramah lingkungan dan dapat memanen bebeapa komoditi sekaligus seperti udang, bandeng dan kepiting bakau telah dijalankan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Di Kampung Pegat Batumbuk dan Kampung Suaran, Berau, implementasi ini dengan pendekatan Shrimp Carbon Aquaculture (SECURE) yang diperkuat dengan kegiatan sekolah lapang.

Sekolah lapang menjadi sarana belajar bagi petambak untuk menerapkan berbagai praktik budi daya yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini didukung oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Dinas Perikanan Kabupaten Berau dalam kerangka Program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE).

Melalui sekolah lapang, petambak diperkenalkan pada teknik pengolahan kompos dan mikroorganisme lokal (MOL) yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang tersedia di sekitar tambak.

Kompos digunakan untuk meningkatkan kesuburan ekosistem tambak dan mendukung pertumbuhan pakan alami, sedangkan MOL membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme perairan sehingga kualitas lingkungan budi daya tetap terjaga.

Selain itu, sekolah lapang juga memperkenalkan teknik nursery atau pendederan sebagai bagian dari proses aklimatisasi benih udang windu dan ikan bandeng sebelum ditebar ke tambak pembesaran. Teknik ini bertujuan meningkatkan daya tahan benih sehingga tingkat kelangsungan hidupnya menjadi lebih tinggi.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Kabupaten BerauKalimantan TimurPerikanan budidayaSOMACOREYayasan Konservasi Alam Nusantara
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Tambak Berbasis Ekosistem Dapat Memanen Udang Sekaligus Bandeng dan Kepiting Bakau

Next Post

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

Postingan Terkait

Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

22 September 2026
Banjir Mematikan di Himalaya: Struktur Es Berubah, Gletser Runtuh dan Lereng Gunung Ambruk

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

22 September 2026

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

Topan Dujuan Berada di Dekat Tokyo, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Gempa Teluk Tomini M 5,3 Guncang Banggai, Dirasakan IV-V MMI di Luwuk

Next Post
Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Mekkhala Mendekati Kategori Topan di Laut Filipina

TERBARU

Temuan Utama Bencana Geologis Himalaya, Kenaikan Suhu yang Cepat Perparah Kerusakan

Analisis Rangkaian Bencana Geologis Himalaya yang Menghantam Nepal

Para Pemimpin Muda Menyerukan Tindakan Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan

Topan Dujuan Telah Menjauh dari Jepang

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Typhoon Dujuan Near Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Tiongkok Kandas di Perairan Takong, Kepulauan Riau

Bibit Siklon Tropis 96S Mulai Melemah di Selatan Jawa

Sistem Peringatan Dini dan Evakuasi Bencana

Pemimpin Negara G20 Menanam Mangrove di Bali

Badai Tropis Franklin Mendarat di Republik Dominika

Penelitian Terbaru, Sebagian Kerang Hijau Pantai Utara Jawa Tak Layak Konsumsi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.