Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nalgae Mempengaruhi Hampir 1 Juta Warga Filipina

redaksi
31 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Nalgae Mempengaruhi Hampir 1 Juta Warga Filipina

Badai Tropis Parah Nalgae (Paeng) membawa hujan deras yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Filipina. FOTO: Philippine Coast Guard

Darilaut – Badai Tropis Parah Nalgae yang melintasi pulau-pulau di Filipina Kamis (27/10) hingga Minggu (30/10) telah mempengaruhi hampir 1 juta warga Filipina.

Badai Nalgae dengan nama Filipina “Paeng” menurut National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC) atau Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional, telah mempengaruhi 277.383 keluarga atau 932.077 individu.

Warga yang terdampak Paeng ini tersebar di 2.455 desa dan 14 wilayah, kata NDRRMC.

NDRRMC telah mengajukan rekomendasi keadaan bencana nasional kepada Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. setelah Badai Tropis Parah Paeng menghantam berbagai bagian negara itu dan meninggalkan korban, serta kerusakan pada properti dan infrastruktur lainnya.

Wakil Sekretaris Jose Faustino Jr., Ketua NDRRMC dan Pejabat Departemen Pertahanan, mengatakan mereka telah mematuhi arahan Presiden untuk mengajukan resolusi.

Faustino bergabung dengan tim survei udara di Wilayah 4-A (Calabarzon), khususnya Cavite, pada hari Minggu dan mengamati bahwa banjir di sebagian besar wilayah telah surut.

Namun masih banyak yang terkena longsor. NDRRMC juga telah menvalidasi jumlah yang meninggal dunia karena Badai Tropis Paeng sebanyak 45 orang.

Selain itu, sebanyak 33 korban mengalami luka-luka, 18 hilang, 15 di antaranya dari Maguindanao, dan tiga dari Sultan Kudarat.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BanjirFilipinaHong Kong ObservatoryLaut Cina SelatanNDRRMCPAGASATanah LongsorTopan Nalgae
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Di Laut Cina Selatan Badai Nalgae Bawa Gelombang Tinggi

Next Post

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Cina Selatan

Postingan Terkait

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

5 Juni 2026
Prediksi BMKG untuk Kondisi Iklim Indonesia Tahun 2026

Cuaca Ekstrem Belum Menurun di Wilayah Indonesia

5 Juni 2026

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

Next Post
Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Cina Selatan

Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Cina Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Cuaca Ekstrem Belum Menurun di Wilayah Indonesia

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

120 Unit Alat Tangkap Benih Lobster Ditertibkan di Sukabumi

Topan Jangmi Melintas di Dekat Pulau Okinawa

UNG Persiapan Menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum

Gempa di Barat Laut Pulau Karatung Berasosiasi Dengan Penunjaman Lempeng Filipina

Bambu Berperan Penting Dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Bibit 93P di Laut Arafura Berpeluang Medium Menjadi Siklon Tropis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.