Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nokaen Terbentuk di Laut Filipina

redaksi
15 Januari 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Nokaen Terbentuk di Laut Filipina

Prediksi jalur lintasan badai tropis Nokaen di timur Filipina, Laut Filipina, Kamis (15/1). GAMBAR: JMA

Darilaut – Badai tropis (Tropical Storm) Nokaen terbentuk di Laut Filipina, pada Kamis (15/1) sore.

Sistem ini dengan jarak 480 km di timur laut Kota Davao, atau 290 km timur Pulau Siargao Provinsi Surigao del Norte, Filipina.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Nokaen mengarah ke barat laut dengan kecepatan 10 km per jam (6 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal), kata JMA.

Nokaen topan Jepang no 1 (T2601) mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum meter per detik.

Menurut JMA, area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di utara 330 km (180 NM) dan selatan 220 km (120 NM)

Nokaen terletak 998 km timur-tenggara Manila, Filipina, dan telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 4,6 meter (15 kaki).

Nokaen dengan nama Filipina “Ada” diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut, selama 2 hari ke depan. Dalam 3 hari ke depan, Nokaen diperkirakan akan mulai bergerak perlahan ke arah timur.

Mengenai intensitas, kata JTWC, Nokaen diperkirakan akan sedikit menguat selama 2 hari ke depan terutama karena suhu permukaan laut yang hangat dan aliran udara ke arah kutub yang kuat.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis NokaenJapan Meteorological AgencyJTWCLaut Filipina
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 96S Berada di Selatan Jawa Timur

Next Post

Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

Postingan Terkait

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

17 September 2026
Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

17 September 2026

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Next Post
Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Laut Sulawesi, Perpaduan Garis Wallace dan Arlindo (2)

Pengerukan Pasir Menggerus Kawasan Perlindungan Laut

SNPMB Tahun 2026 Melalui 2 Jalur, Ketua Umum Imbau Sekolah dan Calon Mahasiswa Serius

BMKG: Kombinasi El Nino dan IOD Positif Picu Kekeringan di Indonesia

Banjir Rob Melanda Cirebon

Singa Laut Panik, Inilah Suasana Ketika Paus Orca Berburu Mangsanya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.