Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badan Meteorologi Jepang: El Nino Kemungkinan Telah Berakhir

redaksi
11 Juni 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Suhu Panas Menyerang Indonesia

Suhu panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency) mengumumkan pada Senin (10/6) bahwa fenomena El Nino yang diyakini mempengaruhi iklim dunia tampaknya telah berakhir.

El Nino mengacu pada situasi ketika permukaan laut menjadi lebih hangat dari biasanya di dekat khatulistiwa di negara Peru, Amerika Selatan.

Melansir NHK, Badan Meteorologi mengatakan fenomena tersebut dimulai awal tahun lalu, namun data terbaru menunjukkan suhu menurun.

Para ahli mengatakan bahwa ketika El Nino berakhir, sistem tekanan tinggi di Pasifik meluas, menyebabkan massa udara hangat dan lembap mengalir ke Jepang.

Badan tersebut memperkirakan suhu rata-rata dalam tiga bulan hingga Agustus akan lebih tinggi dari biasanya di seluruh Jepang.

Pejabat senior lembaga tersebut Tanaka Shotaro mengatakan massa udara dingin telah membuat suhu relatif rendah akhir-akhir ini, namun cuaca diperkirakan akan lebih panas dalam beberapa bulan mendatang.

Tanaka mendesak masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari serangan panas.

Sebelumnya, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menjelaskan tahun ini El Nino diperkirakan akan berubah menjadi La Nina. Peristiwa El Nino tahun 2023 dan 2024, turut memicu lonjakan suhu global dan cuaca ekstrem di seluruh dunia, kini menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangEl NinoLa NinaWorld Meteorological Organization
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pemerintah Kota Gorontalo Raih Opini WTP 10 Kali Tanpa Jeda

Next Post

Dewan Eksekutif Organisasi Meteorologi Bahas Peringatan dini dan Pemantauan Gas Rumah Kaca

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Organisasi Meteorologi Rancang Pengawasan Gas Rumah Kaca Global

Dewan Eksekutif Organisasi Meteorologi Bahas Peringatan dini dan Pemantauan Gas Rumah Kaca

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Besok, Puncak Hari Nusantara di Banggai

Memotret Sampah Plastik di Pantai Losari

Inflasi Provinsi Gorontalo 4,53 Persen, Harga Berbagai Komoditas Januari 2026 Naik

Awal 2019, Hiu Paus Sudah Terlihat di Botubarani

Ekosistem Dapat Terbalik Akibat Perubahan Iklim

Gelombang yang Dibawa Topan Saola Menghebat di Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.