Sabtu, Maret 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bagaimana Menghindari Dekompresi dan Mabuk Nitrogen

redaksi
4 November 2018
Kategori : Berita
0
Penyelam Scuba

FOTO: DARILAUT.ID

Dekompresi

Di kedalaman air, manusia bergantung pada tangki oksigen. Ketika masuk dalam air, tubuh penyelam dan tangki yang dibawa akan mendapatkan tekanan air. Ketika menghirup udara dari tangki, penyelam akan dipengaruhi hukum Henry.

Dalam darah penyelam akan terdapat banyak nitrogen. Untuk kondisi seperti ini, penyelam tidak bisa naik secara tiba-tiba ke permukaan. Perlu ada penyesuaian di setiap kedalaman.

Apabila seorang penyelam naik tiba-tiba, nitrogen yang masuk dalam darah akan berubah menjadi gas. Nitrogen ini tidak bisa dikeluarkan melalui pernapasan karena mengendap dalam darah.

Gejala dekompresi akan muncul bila naik secara tiba-tiba. Tubuh penyelam terasa letih, gatal-gatal dan mengalami nyeri persendian.

Ini terjadi karena gelombang nitrogen yang mengendap dalam darah telah membentuk gelembung yang menghambat peredaran darah.

Karena itu, bagi penyelam pemula dan yang sudah lama, harus naik perlahan-lahan ke permukaan. Hal ini untuk menghindari gejala dekompresi.

FOTO: DARILAUT.ID

Mabuk Nitrogen

Kemampuan penyelam di dalam air berbeda-beda. Di kedalaman air, meski penyelam tidak mengonsumsi minuman keras, namun bisa merasakan mabuk.

Ini yang disebut mabuk nitrogen. Tekanan nitrogen yang larut dalam darah akan bertambah saat penyelam berada dalam air.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: dekompresiLion Airmabuk nitrogenPenyelam
Bagikan24Tweet13KirimKirim
Previous Post

Penyelam Meninggal di Lokasi Pencarian Pesawat Lion Air

Next Post

Menteri Susi: Kita yang Membutuhkan Laut

Postingan Terkait

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

7 Maret 2026
Serangan AS-Israel Terhadap Iran dan Balasan Ancaman Serius Bagi Keamanan Internasional

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

7 Maret 2026

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Hujan Masih Mendominasi Indonesia 6 Hingga 12 Maret

Indonesia yang Berada di Dekat Garis Khatulistiwa Tak Lagi Aman Risiko Siklon Tropis

Next Post
OOC

Menteri Susi: Kita yang Membutuhkan Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Lumba-lumba Risso Melintas dan Bermain di Perairan Botubarani Gorontalo

Saling Serang AS-Isarel vs Iran Menyebabkan Perekonomian Dunia Dalam Risiko Serius

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Partikel Mikroplastik Jalur Arlindo Ada di Tubuh Kopepoda, Zooplankton yang Dimakan Ikan

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

AmsiNews

REKOMENDASI

Eksplorasi Riset Laut Dalam Belum Banyak Dilakukan di Indonesia

Banjir, Longsor dan Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah

Kemenpar Dorong Percepatan Desa Wisata dan Homestay Berbasis Teknologi

Siklon Tropis Bianca Menguat Menjadi Kategori 3 di Selatan Barat Daya Jawa Barat

Keistimewaan dan Keunikan Mola-mola

Mengenal Ragam Hiu yang Dilindungi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.