Penyelam yang mabuk nitrogen akan merasakan tubuh yang lemas. Penyelam merasakan seperti mabuk minuman keras. Biasanya ini diikuti dengan kesadaran yang mulai memudar. Secara bersamaan penyelam akan merasakan nyaman, sekaligus tidak nyaman.
Umumnya, gejala mabuk nitrogen dapat dirasakan di kedalaman lebih dari 18 meter. Gejala mabuk nitrogen akan bertambah besar, bila penyelam melebihi kedalaman 30 meter.
Karena itu, jika ini melebihi kadar normal, akan menimbulkan efek mabuk yang menghambat kerja sel darah.
Untuk menghindari mabuk nitrogen, penyelam harus naik ke permukaan yang dangkal secara perlahan. Tubuh akan pulih seperti sedia kala.
Namun, untuk kondisi seperti ini, penyelam harus memiliki persediaan di dalam tabung udara yang akan digunakan ketika akan ke permukaan.
Gas yang dihirup penyelam ketika di dalam air adalah udara yang dimampatkan. Komposisi gas 78 persen nitrogen dan 21 persen oksigen, sisanya gas yang lain.
Hipotermia
Selain dekompresi dan mabuk nitrogen, penyelam harus menghindari hipotermia. Ini terjadi apabila suhu tubuh dibawah 35 derajat Celcius.
Karena itu, mengapa penyelam harus menggunakan baju selam, ini untuk manjaga suhu tubuh.
Gejala awal hipotermia, tubuh kedinginan, menggigil, tangan dan kaki mati rasa. Kondisi ini bisa menyebabkan penyelam tak sadarkan diri.





Komentar tentang post