Rabu, Mei 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Bahaya Mikroplastik, Dapat Mengikat Logam Berat dan Mengganggu Reproduksi

redaksi
14 November 2023
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Mikroplastik di Laut Jawa Diduga dari Laut Cina Selatan

Ilustrasi mikroplastik. FOTO: NOIR PRIMADONA PURBA

Menurut Cordova, lebih dari 70 persen sumber mikroplastik berasal dari plastik dengan ukuran besar. Masih banyak pengelolaan sampah yang metodenya kurang tepat, sehingga menyebabkan plastik menjadi ukuran lebih kecil.

Plastik ini tidak akan hilang, hanya akan semakin menjadi tidak terlihat.

Mikroplastik ditemukan hampir dari seluruh matriks sampel ekologi. Seluruh air sampel penelitian yang telah diteliti sebelumnya mengandung mikroplastik.

Selain di air, mikroplastik juga ditemukan di sedimen, bahkan di dalam organisme yang konsentrasinya semakin lama semakin meningkat.

“Ada keterkaitan antara air dengan udara, mikroplastik akan cepat terbang melalui udara karena bobotnya yang ringan, sehingga mikorplastik juga terdapat di udara. Mikroplastik bahkan juga ditemukan di laut dengan kedalaman 2000 meter,” kata Cordova.

Cordova mengatakan bahwa mikroplastik dianggap berbahaya jika masuk ke dalam tubuh manusia.

Kecenderungan pertama yang paling mudah adalah masuk melalui saluran pencernaan dan menyebabkan luka. Setelah menyebabkan luka, mikroplastik juga dapat menyerap polutan jenis lain, termasuk material tambahan/ aditif yang ada di dalam plastik seperti zat perwarna plastik.

Masih banyak problematika yang dihasilkan mikroplastik serta dampaknya. Potensi untuk ancamannya semakin terlihat dan jelas, sehingga pencemaran dari mikroplastik ini harus segera ditangani, kata Cordova.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Bahaya MikroplastikBRINMikroplastiksampah plastik
Bagikan37Tweet1KirimKirim
Previous Post

Penanganan Polusi Plastik Bukan Hanya Mendaur Ulang

Next Post

Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

Postingan Terkait

RUU Hak Cipta, Ketua Dewan Pers: Karya Jurnalistik Bagian Penting Dari Kekayaan Intelektual Bangsa

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

20 Mei 2026
Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

20 Mei 2026

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Next Post
Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

Siswa di Gorontalo Berkompetisi Kemampuan Matematika

TERBARU

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Berkembang di Laut Cina Selatan

Penumpang Kapal Laut Jalani Rapid Antigen di Pelabuhan Gorontalo

Peluang Tuna itu Nyata

Terancam Punah, Populasi Lumba-lumba Irrawaddy di Thailand Mengkhawatirkan

5 Pendaftar Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Gorontalo Tidak Memenuhi Syarat

Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.