Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami, kata Pusat Vulkanologi.
Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan mandiri terkait kondisi bangunan setelah terjadi gempa bumi. Masyarakat diimbau mengamati dan mematuhi rambu evakuasi.
Masyarakat diimbau menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi hujan.
Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak diikuti oleh bahaya ikutan, seperti retakan tanah, penurunan lahan, likuefaksi dan longsoran, kata Pusat Vulkanologi.
Gempa berkekuatan magnitudo (M)7,1 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu malam berada di dekat Pulau Kabaruan. Gempa laut ini terjadi pukul 21.58.25 WIB atau 22.58.25 Wita.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi Talaud Sabtu malam terletak pada koordinat 3,76 LU-126,95 BT, dengan magnitudo 6,6 pada kedalaman 31 km.
Berdasarkan lokasi geografis dan kedalaman pusat gempa bumi dan fokal mekanisme, menurut Pusat Vulkanologi, Gempa Bumi Melonguane termasuk ke dalam gempa bumi intra slab, dengan mekanisme pergerakan patahan normal, dengan arah barat-timur.




