Darilaut – Gempa bumi Talaud yang terjadi pada Sabtu (10/1) malam berada di kawasan rawan bencana gempa bumi.
Gempa yang berpusat di laut tersebut dengan jarak 18 km lepas pantai Kecamatan Damau Pulau Kabaruan atau 52 km sebelah tenggara Melonguane, ibukota Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Gempa bumi ini terjadi pada hari Sabtu pukul 21.58.25 WIB atau 22.58.25 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi Talaud Sabtu malam terletak pada koordinat 3,76 LU-126,95 BT, dengan magnitudo 6,6 pada kedalaman 31 km.
Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Minggu (11/1), berdasarkan peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) Badan Geologi, wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud terletak pada Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) Menengah hingga Tinggi.
Sebagian besar Pulau Kabaruan, yang terletak paling dekat dengan pusat gempa bumi, termasuk ke dalam wilayah KRBG Tinggi, hanya bagian barat pulau yang termasuk ke dalam zona KRBG Menengah.
Ujung selatan Pulau Salibabu, sekitar seperempat dari luas pulau, daerah yang disusun oleh batugamping Holosen, termasuk ke dalam daerah KRBG Tinggi, demikian juga pantai di sebelah baratlaut dan timurlaut Pulau Karakelang termasuk ke dalam wilayah KRBG Tinggi.




