Darilaut – Gempa laut mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (10/1) malam.
Wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud terletak pada Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) Menengah hingga Tinggi.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, merekomendasikan bangunan di daerah rawan gempa bumi diharapkan dapat mengikuti kaidah bangunan tahan gempa, guna menghindari risiko kerusakan, serta dilengkapi dengan jalur evakuasi.
Gempa Sabtu malam berpusat di laut tersebut dengan jarak 18 km lepas pantai Kecamatan Damau Pulau Kabaruan atau 52 km sebelah tenggara Melonguane, ibukota Kabupaten Kepulauan Talaud.
Gempa dirasakan pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) mencapai intensitas IV—V di Talaud, III—IV MMI di Sitaro dan Tobelo, III MMI di Morotai, serta II—III MMI di Ternate, Minahasa Utara, Bitung, dan Manado.
Sebagian besar Pulau Kabaruan, yang terletak paling dekat dengan pusat gempa bumi, termasuk ke dalam wilayah Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi (KRBG) Tinggi, hanya bagian barat pulau yang termasuk ke dalam zona KRBG Menengah.
Pusat Vulkanologi mengimbau agar masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan.




