Selain itu, terdapat korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Masing-masing di Kabupaten Tanah Laut 7 orang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3 orang, Kota Banjar Baru 1 orang, Kabupaten Tapin 1 orang, dan Kabupaten Banjar 3 orang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir pada Tanggal 14 Januari 2021. Sampai saat ini BPBD juga melakukan pendataan titik pengungsian bagi masyarakat terdampak.
Tim gabungan terus bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi. BNPB dalam hal ini juga telah menyalurkan bantuan terhadap 10 Kabupaten yang terdampak bencana banjir mulai dari material maupun non material seperti sandang, pangan, terpal, matras, selimut dan peralatan dasar kebencanaan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB telah sampai di Kota Banjarmasin pada Sabtu (16/1) pukul 14.20 WITA dan melanjutkan perjalanan ke lokasi terdampak bersama BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Tim telah mengunjungi posko penanganan darurat bencana banjir di Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Selatan serta berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dan SKPD terkait.
Menurut Pelaksana Tugas Direktorat Dukungan Infrastruktur Darurat Budi Erwanto, tim akan dibagi untuk melakukan kaji cepat di Kabupaten/Kota yang terdampak berdasarkan hasil koordinasi dengan Posko Informasi dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.





Komentar tentang post